Breaking News:

Modal Roti Gandum dan Bahan Mengerikan Ini, Pei Bisa Raup Jutaan Rupiah. Tapi yang Terjadi . . .

"Aku pertamo inilah coba-coba oleh tidak ada kegiatan. Belajar dewek (otodidak) bikinnyo," kata warga Jalan Murod Masjid

SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Kanit Reskrim Sukarami Iptu Marwan saat bertanya dengan pelaku pengoplos sabu-sabu, Pei di Kantor Polsek Sukarami, Palembang, Selasa (6/6/2017) 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Darwind Sepriyansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tergiur keuntungan jutaan rupiah yang bisa diraupnya, Ahmad Rifai alias Pei (40) nekad memproduksi pil oplosan dari bahan-bahan sederhana tapi dicampur narkotika jenis sabu-sabu.

Namun, sebelum barang haram itu laku terjual, Pei sudah terlebih dahulu tertangkap oleh anggota reskrim Polsek Sukarame di Jalan Kolonel H Burlian Km 9, Kebun Bunga, Sukarame, Palembang, Senin (5/6/2017) pukul 02.00 WIB dini hari.

Dari pengakuannya, bahan utama pil oplosan itu terbuat dari roti gandum 1/2 kilogram yang dicampur dengan sabu-sabu sekitar 100 gram.

Bahan itu dicampur dengan satu cup minuman ringan, merek Ale-Ale rasa strawberry sebagai perasa dan pewarnanya.

Untuk memberi efek dingin di lidah, dicampurkan pula minyak angin cap beruang plus obat sakit kepala merek Paramex.

Setelahnya, adonan ini dicetak pakai skrup kecil untuk dibentuk jadi pil dan diteteskan lem cair merek alteco untuk mengeraskannya.

"Aku pertamo inilah coba-coba oleh tidak ada kegiatan. Belajar dewek (otodidak) bikinnyo," kata warga Jalan Murod Masjid Assa'ada Kelurahan Srijaya, Alang-alang Lebar, Palembang, ketika ditemui di Polsek Sukarame, Selasa (6/6/2017).

Dikatakan, awal ketertarikannya membuat pil oplosan karena sempat membuka kafe dan banyak pelanggan yang mencari narkotika.

Oleh karena itulah, dia mencoba-coba untuk membuat sendiri untuk mendapatkan keuntungan lebih besar.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved