Senang Masih Diperhatikan, Korban Kecelakaan Ini Rela Memenuhi Undangan Buka Bersama

Ratusan komunitas motor, korban kecelakaan dan anak-anak panti asuhan memadati kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel di Jl PAM IX.

Penulis: Darwin Sepriansyah | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol, Raden Slamet Santoso SIk, menyematkan pin sebagai duta lalu lintas bagi perwakilan komunitas motor dan korban lakalantas dalam acara buka bersama di Gedung Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Senin (6/5). 

SRIPOKU.COM --Suasana berbeda terlihat di kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel di Jalan POM IX, Senin (5/6), ratusan komunitas motor, korban kecelakaan dan anak-anak panti asuhan sengaja diundang untuk buka puasa bersama.

Kegiatan yang saling berbagi dan kepedulian antar sesama itu pun, dirasakan oleh Sutrismo (46), salah satu korban kecelakaan yang turut hadir sebagai tamu undangan.

Kedatangannya setelah mendapat kabar dari Satlantas Ogan Ilir, yang mengabarkan kalau ada acara buka bersama bagi korban lalu lintas dan komunitas lainnya.

Bukber
 (SRIPOKU.COM/DARWIND SEPRIYANSYAH)

"Saya datang dengan tetangga pakai motor dari Ogan Ilir," katanya.

Sutrismo mengalami kecelakaan lalulintas pada 1991 lalu.

Waktu itu dia yang mengendarai motor bertabrakan dengan Angkot jurusan Sekip, sehingga badannya terjepit dan mengalami luka-luka.

Beruntung, kecelakaan itu tidak sampai merenggut nyawanya dan hingga saat ini ia lebih berhati-hati lagi dalam berkendara.

"Kita senang dengan kegiatan yang dilakukan Ditlantas Polda Sumsel. Sebab, bisa saling mengingatkan juga pentingnya tertib berlalu lintas," jelasnya.

Sementara Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol, Raden Slamet Santoso SIk, mengatakan kegiatan buka bersama kemarin merupakan rangkaian kegiatan dari safari Ramadan dari jajarannya.

Hal itu pula sesuai perintah pimpinan yang mengharuskan pihaknya punya kegiatan lain di luar tugas resmi kepolisian.

Untuk itulah, dijalin silaturahmi denga Dinas Perhubungan, Pekerjaan Umum dan lainnya yang berhubungan dengan lalu lintas, termasuk dengan komunitas motor dan korban lalu lintas, tertib lalu lintas dan anak-anak panti asuhan.

"Total ada 127 klub motor di Sumsel yang tergabung dalam Paguyuban Motor Sriwijaya (PMS), semuanya diharapkan jadi duta ketertiban lalu lintas di Sumsel. Tujuannya agar jelang lebaran nanti, arus mudik dan arus balik bisa berlangsung lancar," jelasnya.

Sebagai langkah sosialisasi kepada pengendara sepeda motor, dikatakan Slamet, H-7 menjelang lebaran pihaknya akan mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) yang akan ditempatkan disetiap titik arus mudik di Sumsel.

Ditlantas Polda Sumsel pun sudah melakukan survei di jalan-jalan rusak yang rawan kecelakaan, terutama di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) dan Jalan Lintas Timur (Jalintim).

"Kita sudah survei dan berikan surat kepada pemerintah, untuk segera diperbaiki jalan yang rusak itu. Ya kalau tidak bisa, minimal ditambal dululah, sehingga H-10 lebaran sudah bisa dipakai pemudik. Termasuk pengerjaan LRT dan Flyover akan stop dahulu, paling tidak H-7 hingga H+7 lebaran, agar lalu lintas bisa lancar," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved