Setelah 40 Tahun, Majalah "HAI" Berhenti Cetak dan Beralih ke Digital

Majalah remaja pria Indonesia yang kali pertama terbit pada tahun 1977 silam.

Setelah 40 Tahun, Majalah
GETSCOOP.COM
Sampul majalah HAI edisi cetak 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Majalah HAI resmi mengumumkan berhenti cetak secara reguler.

Dikutip dari hai.grid.id, Juni 2017 ini adalah bulan terakhir terbitnya majalah remaja pria Indonesia yang kali pertama terbit pada tahun 1977 silam.

Namun, Anda jangan khawatir. Pasalnya, majalah HAI hanya berubah platform dari cetak menjadi digital yang sudah langsung bisa Anda akses pada laman hai.grid.id. 

Perubahan strategi publikasi ini sebenarnya semakin memudahkan para pembaca majalah HAI yang kebanyakan berasal dari generasi millenial.

Anda bisa mengakses informasi seputaran musik, sekolah, kampus, dan gaya hidup khas HAI kapan pun dan di mana pun.

Intinya, meskipun edisi cetak HAI tidak akan terbit secara reguler seperti dahulu, tetapi kalian tidak akan ketinggalan informasi.

Memang sudah saatnya bagi HAI untuk mengeksplorasi dan total menggarap publikasi digital yang dikenal sebagai dunia tanpa sekat ini.

Sebab, mau tidak mau, perkembangan era digital memang semakin dahsyat setiap waktunya.

Kelebihan lainnya dengan berpindahnya HAI dari majalah ke online,  maka para pembaca pria remaja dapat semakin mudah terhubung dengan pelaku seni idola Anda, misalnya, jika kalian ingin lihat aksi band keren, kalian bisa langsung terhubung dengan Facebook Live yang menampilkan band idola tersebut.

Selain itu, jika kalian ingin melihat keseruan HaiDay, kalian akan langsung dihubungkan ke HAI YouTube Channel.

Jadi, perpindahan cetak ke digital ini justru membuat konsep konten HAI semakin seru dan inovatif.  (Iwan Supriyatna)

Berita ini telah dipublikasikan di kompas.com dengan judul Juni 2017, Majalah "HAI" Berhenti Cetak

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved