Ramadan 1438 H

Perjalanan Lebih dari 2 Jam, Pengendara Bermotor Dilarang Mudik

Dikatakan, terlebih biasanya para pemudik akan membawa beban yang melebihi kapasitas.

Perjalanan Lebih dari 2 Jam, Pengendara Bermotor Dilarang Mudik
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol. Raden Slamet Santoso, SIk. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Jelang lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah, para pengendara sepeda motor dilarang mudik jika melakukan perjalanan hingga ke tempat tujuan lebih dari dua jam.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol. Raden Slamet Santoso, SIk, mengatakan sepeda motor sendiri bukanlah kendaraan yang dirancang untuk menempuh perjalanan jarak jauh.

Jika dipaksakan berkendara atau mudik hingga lebih dari dua jam, dikhawatirkan potensi kecelakaan akan lebih besar.

"Kita juga memperhatikan daya tahan tubuh pengendara sepeda motor yang lebih cepat lelah, makanya lebih dari dua jam tidak boleh," katanya, Kamis (1/6/2017).

Dikatakan, terlebih biasanya para pemudik akan membawa beban yang melebihi kapasitas.

Mulai dari membawa barang-barang sebagai oleh-oleh untuk keluarga, hingga jumlah boncengan lebih dua orang.

Hal itulah yang membuat kondisi motor tidak stabil, sehingga sangat membahayakan bagi dirinya sendiri dan pengendara lainnya.

"Kalau dipaksakan akan sangat rawan terjadi kecelakaan dan kita tidak ingin hal itu terjadi. Lebih baik pemudik pulang ke kampung halamannya dengan transportasi umum," ujarnya.

Sebagai langkah sosialisasi kepada pengendara sepeda motor, dikatakan Slamet, H-7 menjelang lebaran pihaknya akan mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) yang akan ditempatkan disetiap titik arus mudik di Sumsel.

Ditlantas Polda Sumsel pun sudah melakukan survei di jalan-jalan rusak yang rawan kecelakaan, terutama di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) dan Jalan Lintas Timur (Jalintim).

"Kita sudah survei dan berikan surat kepada pemerintah untuk segera diperbaiki jalan yang rusak itu. Ya kalau tidak bisa, minimal ditambal dululah, sehingga H-10 lebaran sudah bisa dipakai pemudik," harapnya. (*)

Penulis: Darwin Sepriansyah
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved