Ternyata Ini Penyebab Meroketnya Harga Bawang Putih

KPPU menaikkan dugaan kartel bawang putih ke tahap penyelidikan dengan fokus beberapa pemain besar yang mengendalikan importasi bawang putih ke Indone

Ternyata Ini Penyebab Meroketnya Harga Bawang Putih
http://3.bp.blogspot.com
Ilustrasi.

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Tingginya harga bawang putih di pasaran ditengarai karena ulah para importir.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan penelitian terhadap dominasi pelaku usaha di pasaran.

Hasilnya, 97 persen pasokan bawang putih diimpor dari berbagai negara dan sebagian besar dari China.

Saat menyampaikan pemaparan di kantor KPPU, Selasa (30/5/2017), Ketua KPPU Syarkawi Rauf menjelaskan puluhan importir memasukkan bawang putih ke Indonesia melalui Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Tanjung Perak.

"Dari sekian puluh importir yang ada, setelah kami klasifikasi, rupanya lebih dari 20 importir itu hanya terkonsentrasi pada 6 perusahaan. Di mana ada 1 grup perusahaan yang menguasai importasi bawang putih kurang lebih 50 persen dari 480.000 ton bawang putih yang diimpor," kata Syarkawi.

Artinya, lanjut dia, pelaku usaha tersebut mendominasi. Menurut dia, pelaku usaha yang mendominasi ini cenderung akan memanfaatkan posisinya.

Caranya, dengan mengurangi pasokan yang membuat langka dan harga bawang putih menjadi tinggi.

Dengan demikian, KPPU menaikkan dugaan kartel bawang putih ke tahap penyelidikan dengan fokus beberapa pemain besar yang mengendalikan importasi bawang putih ke Indonesia.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan Satgas Pangan yang dibentuk oleh Mabes Polri. Mudah-mudahan proses penyelidikan ini bisa cepat," kata Syarkawi.

Dia mengatakan, KPPU berkomitmen menjaga kestabilan pasokan pangan dan kestabilan harga pangan.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved