Jalani Masa Tua Bersama 24 Jenis Ikan Koi, Pria Ini Habiskan Ratusan Juta Rupiah

Biasanya habis sepulang kerja pukul 16.00 saya sempatkan waktu menikmati keelokan ikan Koi ini

Jalani Masa Tua Bersama 24 Jenis Ikan Koi, Pria Ini Habiskan Ratusan Juta Rupiah
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Komunitas Crystal Koi Farm, Alex Wijaya Bangun menikmati pemandangan kelincahan ikan Koi kesayangannya. 

"Hobi seperti ini cocok kita jalani masa tua ini. Awalnya dulu selalu berpikir bagaimana menciptakan untuk bisa refreshing. Di Palembang ini dimana. Pantai, pegunungan jauh. Taman juga. Melulu jembatan Ampera dan Sungai Musi. Terpikir cara nyalurkan hobi sejak kecil senang pelihara ikan. Masa kita kecil itu peliharanya ikan tempalo (cupang), mas koki. Untuk makanan ikannga, nyari cacing di selokan, nangkap ugat-ugat," kata Alex.

Alumni SMA Xaverius 1 Bangau angkatan 1977 mulai memelihara ikan koi ini sejak tahun 2008.

Dimulai dengan membeli 6 pasang ikan Koi ukuran 15 cm. Seekornya Rp 5,5 juta. Jadi total Rp 60 jutaan dengan kualitas standar Jepang.

"Setelah dipelihara, 4 tahun. Di tahun 2012 mulai breading (dikawinkan/diternakkan). Bermodalkan ilmu dari blajar dari teman-teman yang lebih dahulu menekuni dianggap expert. Saya ke Jawa banyak pemain ini. Blitar salah satu Kota yang menjadi tolok ukur per KOI an Indonesia. Dari 12 yang hidup, 5 ekor yang hidup. 7 mati. Tentu sedih. Disamping harganya mahal. Peristiwa kematian itu jadi pelajaran apakah perawatannya ada yang salah. Apakah di air, makanan, filter, air asi butih oksigen. Bikin semangat untuk mengetahui matinya ikan itu. Kebanyakan mati karena faktor air yang tidak cocok dengan ikan," kata Alex yang juga Ketua Komunitas Crystal Koi Farm.

Untuk pemeliharaan ikan Koi kesayangannya itu, Alex mengaku turun tangan sendiri.

Sedangkan untuk perlakuan umum seperti memberi makan rutin, menambahkan air, ia dibantu dua tenaga asistennya.

"Kalau bicara kualitas air saya sendiri yang nangani. Ada alat untuk mengukur. Mineral air tidak boleh tinggi bisa menyebabkan pengaruh pertumbuhan dan warna. Termasuk nitrit, nitrat. Mineral baik dan jahat. Ada amoniaknya, pirit," ujarnya.

Dijelaskannya, ada semacam pengetahuan yang memang membuat ikan bisa tumbuh bagus dan tampilan yang baik dengan mineral yang rendah antara 10-20 ppm.

"Air yang bermineral katanya bagus. Ternyata kalau lebihan mineral akan berpengaruh pada pertumbuhan dan tampilan ikan," jelasnya.

Hari Libur Seharian Habiskan Waktu Bersama Koi

Halaman
1234
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved