Lindungi Masyarakat, Badan Standardisasi Nasional Tetapkan SNI Semen

Adapun SNI 7064:2014 menetapkan spesifikasi teknis untuk semen Portland komposit yang digunakan untuk konstruksi umum.

Lindungi Masyarakat, Badan Standardisasi Nasional Tetapkan SNI Semen
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Direktur Umum dan SDM PT Semen Baturaja, Amrullah (tengah kiri) dan Kepala BSN, Bambang Prasetya dalam kunjungannya di PT. Semen Baturaja (Persero), Palembang (22/05/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gencarnya pemerintah dalam membangun infrastruktur, tentunya tidak terlepas dari penggunaan produk yang satu ini, semen.

Produk strategis dan sangat terkait dengan masalah keselamatan.

Tidak pernah terbayangkan sebuah bangunan yang dibangun dengan semen yang tidak terjamin kualitas atau mutunya.

Risiko ambruknya bangunan yang bisa mengancam jiwa manusia, tentu sangat besar kemungkinan terjadi.

Dengan dasar pemikiran tersebut dan untuk mendorong pengembangan industri semen di Indonesia, Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang diberikan tugas oleh pemerintah untuk membina dan mengembangkan Standardisasi di Indonesia, menetapkan 20 Standar Nasuonal Indonesia (SNI) terkait Semen.

“SNI yang ditetapkan oleh BSN bersnfat sukarela. Namun, karena produk semen menyangkut masalah K3L (Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup), Kementerian Perindustrian mengeluarkan peraturan yang memberlakukan secara wajib SNI Semen,” Ujar Kepala BSN, Bambang Prasetya dalam kunjungannya di PT Semen Baturaja (Persero), Palembang (22/05/2017).

SNI yang diberlakukan secara wajib, lanjut Bambang, meliputi SNI 15-3758-2004 Semen Masonry; SNI 2049:2015 Semen Portland (Selain Portland Putih, Portland Pozoland, Portland Campur dan Semen Masonry); SNI 15-3500-2004 Semen Portland Campur (Mixed Cement); SNI 7064:2014 Semen Portland Komposit; SNI 0302:2014 Semen Portland PO/oland; serta SNI 15-0129-2004 Semen Portland Putih.

Dan 14 industri semen yang ada dI Indonesia, kata Bambang, PT Semen Baturaja (Pesero) adalah salah satu industri semen yang terbukti telah menerapkan SNI dan standar lainnya dengan baik dan konsisten.

Perusahaan ini diketahui memproduksi semen Jenis Ordinary Portland Cement Type I (OPC-I) dan Portland Composite Cement (PCC) yang masmg-masnng telah tersertifikaSi SNI 2049: 2015 untuk OPC-I dan SNI 7064:2014 untuk PCC.

Untuk pengemasan produk, terdapat tiga jenis kemasan, yaitu kantong 50 kg, big bag 1000 kg, dan curah.

Halaman
12
Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved