Breaking News

Tetap Segar Saat Puasa di Cuaca Panas, Ini Tipsnya

Jadi puasa itu menyehatkan. Kebutuhan kita saat puasa adalah kecukupan energi, protein, vitamin, mineral dan cairan agar selama puasa tetap sehat dan

Penulis: Welly Hadinata | Editor: wartawansripo
SRIPOKU.COM/IGUN BAGUS SAPUTRA
Seorang warga melintas di atas jembatan Ampera dengan memakai payung, Minggu (1/6). Memasuki musim kemarau suhu cuaca di kota Palembang mulai panas. 
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jelang menyambut bulan puasa, bagi umat muslim kondisi kesehatan harus terjaga dengan baik. Terlebih lagi saat menjalani ibadah puasa dengan kondisi cuaca panas. "Saat menjalankan ibadah puasa, tubuh harus tetap segar sehingga puasa tetap lancar. Maka itu memang perlu diatur pola makannya," ujar Yenita, DCN, MPH, RD, ahli gizi Klinik RSMH Palembang, Selasa (16/5/2017). Yenita mengatakan, terutama saat menjalankan ibadah puasa dengan kondisi cuaca panas. Sehingga suhu tubuh harus terjaga dengan selalu menjaga keseimbangan makanannya, minum air yang banyak, dan istirahat yang cukup. Puasa merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam, dimana harus menahan makan dan minum selama lebih kurang 13 jam. Puasa merupakan detoksifikasi yg baik dan dapat meringankan beban kerja lambung, karena sebelumnya makanan yang kita konsumsi mungkin beban pencernaan lebih berat . "Jadi puasa itu menyehatkan. Kebutuhan kita saat puasa adalah kecukupan energi, protein, vitamin, mineral dan cairan agar selama puasa tetap sehat dan bugar," ujarnya. Dalam pengaturan asupan nutrisi puasa, Yenita menjelaskan, pola makan saat puasa, perlu adanya 40 persen asupan saat sahur minum dan makan. Sedangkan 50 persen berbuka. Untuk makanan ringan saat berbuka, dianjurkan memakan buah kurma 3-5 buah. Setelah Sholat Magrib barulah makanan utama. Kemudian asupan 10 persennya lagi sesudah tarawih dengan konsumsel makanan ringan/buah. "Asupan cairan atau kebutuhan cairan itu minum minimal 8 gelas per hari, kebutuhan cairan menyesuaikan dengan aktivitas dan suhu lingkungan. Semakin tinggi aktivitas semakin tinggi kebutuhan cairan," ujarnya. Yenita mengatakan, fungsi cairan adalah mengatur suhu tubuh, melancar proses metabolisme tubuh, aktifitas kimia tubuh, dan mengeluarkan sisa metabolisme tubuh dan lainnya. "Makanan bergizi seimbang dengan asupan cairan atau minum yang cukup menjadikan kita sehat dan bugar selama berpuasa," ujarnya.(Editor: Welly Hadinata)
Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved