Selagi Nyaman, Pede Aja Lagi Dengan Pakaian

Mahasiswi yang ikut manajemen model ini tak ragu untuk beberapa kali mencoba dandan nyentrik.

SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Tari dengan kalung dan kacamata hitam tampil nyentrik dan beda. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bosan dengan dandanan trendi atau mainstream membuat sejumlah kaum milenial Palembang tak ragu untuk mencoba tampilan-tampilan baru ala mereka sendiri ketika hangout.

Terkadang malah jadi bahan perhatian. Masalahkah?

Hm, merekanya pede aja tuh, hehehe.

Seperti yang dikatakan Tari.

Mahasiswi yang ikut manajemen model ini tak ragu untuk beberapa kali mencoba dandan nyentrik.

Entah itu berkacamata hitam atau menggunakan aksesoris dengan ukuran besar dan berwarna jreng tak membuatnya malu ketika berada di kerumunan orang.

"Selagi kitanya merasa nyaman, ngapain minder atau malu. Lagian, dandannya bukan sembarangan kok melainkan sudah dipertimbangkan terlebih dahulu," kata cewek 19 tahun ini, Minggu (14/5/2017).

Salah satu gaya fashion Tari.
Salah satu gaya fashion Tari. (SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA)

Layaknya Tari, mencoba berpenampilan anti mainstream juga dilakukan oleh Riski.

Pria yang juga berstatuskan mahasiswa ini nggak takut lho dilarang satpam mall untuk masuk karena beralaskan sandal jepit dan bercelana setengah tiang.

Jangan salah guys karena yang ia kenakan semuanya branded dan mungkin tak dijual di Palembang.

Selagi penampilan membuat diri terasa nyaman, meski belasan atau puluhan pasang mata sering melotot sipit, juga menjadi prinsip bagi Andre dalam berpenampilan.

Dengan kemeja atau kaos ngejreng hingga bertopi cupluk dipadukan dengan kacamata hitam nan lebar seolah sudah menjadi ciri khasnya setiap kali hangout.

"Nggak meniru siapa-siapa, hanya nyaman aja dan nggak ribet. Kan asyik kalau jadi bahan perhatian," kata pria 22 tahun ini.

Penulis: Refli Permana
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved