Bukan Sembarang Modif, Ini Ternyata Serunya Mothai
Tata juga mengatakan modifikasi motor juga sebaiknya disesuaikan dengan budget yang dimiliki.
Penulis: Refli Permana | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM -- Di mata Widya Miftahul Jannah, modifikasi ala Thailand atau mothai cukup menarik.
Ia menilai, mothai bukan sekedar memodifikasi, tetapi tetap saja mengutamakan keamanan dalam bermotor.
Sebab itu, siswi kelas 1 SMA ini cukup sering kongkow bareng Komunitas Inside Look 17 STyle.
Dari keseringan kongkow itu, cewek bersapaan Tata ini paham bahwa mothai memang memiliki konsep.
Tak hanya pada velg 17 dan stripping saja, tetapi juga motor mothai tak boleh terlalu banyak melepas bagian atau aksesorisnya.
"Sebab itu, sepintas lebih terlihat standar layaknya tidak dimodifikasi. Tapi, teman-teman tak sedikit pula yang mengeluarkan banyak uang supaya kesan mothainya kuat," kata Tata.
Cewek yang ikut agensi modelling ini mengatakan, modifikasi motor merupakan hal positif untuk menyalurkan hobi si pengendaranya.
Namun, wajib mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas, bukan asal-asalan memodifikasi.
Sebab itu, kelengkapan bermotor wajiblah ditaati.
Tata juga mengatakan modifikasi motor juga sebaiknya disesuaikan dengan budget yang dimiliki.
Jangan sampai, demi memodifikasi motor, banyak hal yang dipaksakan.
Selagi motor sudah terlihat keren, mungkin modifikasinya tak perlu ditambah atau dikurangi lagi.
"Apalagi, kalau pelajar ya sebaiknya sekolah diprioritaskan. Jangan ugal-ugalan di jalan dan patuhi aturan lalu lintas," kata Tata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/widya-miftahul-jannah_20170513_173630.jpg)