Kecam Vonis Ahok, Ratusan Perempuan Demo di DPRD Nusa Tenggara Timur

Lebih dari 100 perempuan lintas agama di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD NTT.

Kecam Vonis Ahok, Ratusan Perempuan Demo di DPRD Nusa Tenggara Timur
Instagram/basukibtp Ahok
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

SRIPOKU.COM, KUPANG - Lebih dari 100 perempuan lintas agama di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD NTT.

Berita Lainnya:  Setelah Vonis Ahok 2 Tahun, Hakim Dwiarso Didoakan Begini Oleh Netizen

Ratusan perempuan itu berunjuk rasa mengecam putusan Pengadilan yang memvonis dua tahun penjara terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Koordinator aksi yang juga Ketua Majelis Sinode Gereja Masehi Pendeta Mery LY Kolimon mengatakan, sebagai warga negara, pihaknya sangat menghormati proses hukum dan keputusan pengadilan. Namun ia melihat vonis tersebut sebagai bentuk ketidakadilan yang telanjang.

"Kami mengikuti seluruh proses pengadilan dan melihat bahwa keputusan hakim itu bertentangan dengan fakta-fakta persidangan, sangat kuat dengan intimidasi oleh tekanan massa dan kepentingan politik kelompok tertentu," ujar Kolimon, Rabu (10/5/2017).

"Kalau hukum ditegakkan seadil-adilnya di negeri ini, maka Ahok semestinya dibebaskan. Karena itu kami menolak diam di hadapan ketidakadilan ini dan mengecam keputusan pengadilan itu," tuturnya.

Menurut Kolimon, pihaknya membela Ahok bukan karena agama dan etnisitas ataupun alasan identitas primodial lainnya.

Namun pihaknya membela Ahok karena memang layak dibela, karena dalam carut marut kondisi Indonesia oleh korupsi, dia tampil sebagai pemimpin visioner, jujur, dan anti korupsi.

Kolimon menilai, pada diri Ahok ditemukan nilai-nilai pemerintahan yang baik. Selama menjadi Gubernur DKI Jakarta, Ahok memperlihatkan komitmennya pada nilai nilai good governance.

Ahok, sambung Kolimon, telah memberikan teladan nilai dan standar pelayanan publik bagi seluruh Indonesia.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved