Syukri Effendi: 70 Persen Produk Bogasari Kuasai Market Share

Mayoritas konsumen yang menggunakan tepung terigu Bogasari adalah mereka pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

IST
Pelatihan dan sekaligus pengenalan produk Bogasari yang diselenggarakan di BBC Rukan PS Mall beberapa waktu lalu bersama rekan media di Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebesar 70 persen produk-produk yang diproduksi oleh Bogasari berhasil menguasai market share di wilayah Sumatera Selatan.

Hal tersebut dikemukakan Syukri Effendi, Asisten Manager Area Customer Relation 14.1 didampingi Rudianto Pagaribuan, Public Relation Bogasari, Selasa (9/5/2017).

"Hingga data terakhir market share Bogasari masih cukup kuat. Terlebih didukung dengan produk-produk andalan kami seperti Cakra Kembar, Segitiga Biru, Kunci Biru, dan Chesa. Untuk beberapa wilayah bahkan produk Terigu Tambang Bogasari juga mendominasi penjualan," jelasnya.

Syukri menambahkan, secara year on year (YoY) penjualan Bogasari mengalami pertumbuhan sekitar 5-7 persen.

Di tahun ini, pihaknya pun memproyeksikan sales kembali naik diangka 6 persen dari realisasi pertumbuhan tahun lalu.

Dimana konsumsi tepung Bogasari hingga April kemarin mencapai 6.200 metrik ton.

"Biasanya pada momen ramadhan hingga lebaran konsumsi tepung terigu akan naik dratis, karena banyak masyarakat yang memerlukan teping terigu untuk membuat aneka kudapan berbuka. Selain itu, penjual jajanan pasar juga melakukan hal serupa," ujarnya.

Ditambahkan Rudi, mayoritas konsumen yang menggunakan tepung terigu Bogasari adalah mereka pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Dimana tepung terigu yang sering digunakan adalah segitiga biru kemasan ekonomis.

"Harga dipasaran pun berkisar Rp 11 ribu per satu kilo. Dengan harga yang terjangkau, pedagang pun tak perlu khawatir dengan kualitas tepung yang digunakan. Apalagi, produk Bogasari memiliki kandungan Protein yang disesuaikan dengan kebutuhan penggunaanya," jelasnya.

Mengingat besarnya konsumen dari kalangan UKM, Bogasari pun tidak hanya berperan aktif meningkatkan sisi penjualan namun juga meningkatkan keterampilan UKM dibidang kuliner dengan memberikan pendampingan.

"sudah banyak UKM-UKM di sini yang kita bina. Kita ajarkan bagaimana berkreasi, meningkatkan skill dan lain-lain. Mereka pun bisa belajar langsung di Bogasari Baking Center (BBC) yang tersedia di 17 Kota di Indonesia termasuk di Palembang," ujar  Rudi.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved