Masyaallah! Lihat Apa Yang Ditemukan Polisi Di Sarang Pedofil Ini, Bikin Merinding
Kasus pelecehan seksual terhadap anak masih berada dalam posisi atau angka yang sangat memprihatinkan.
Penulis: Ahmad Sadam Husen | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM -- Kasus pelecehan seksual terhadap anak masih berada dalam posisi atau angka yang sangat memprihatinkan.
Dikutip dari Daily Mail, keberadaan para pelaku yang sulit terlacak dan kurangnya barang bukti seolah membuat kasus ini tak bisa diberantas dengan mudah.

(Pihak otoritas Filipina berhasil menangkap David Timothy Deakin, yang diduga melakukan eksploitasi terhadap anak-anak secara seksual / Foto : AP)

(Deakin duduk di atas kasur, tempat dimana ia menjalankan aksinya menyebar foto dan video porno anak-anak ke dunia maya / Foto : AP)

(Salah seorang anggota Badan Nasional Investigasi Anti Perdagangan Manusia menunjukkan salah satu barang bukti yang di dapat / Foto : AP)
Namun, pihak berwajib terus berupaya untuk meringkus para pelakunya guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama orangtua yang memiliki anak-anak.
Hal serupa dilakukan kepolisian Filipina belum lama ini.
Kepolisian Filipina memnemukan kasus yang mengejutkan dunia karena belum lama ini melakukan penggerebekan ke sarang salah seorang warga Amerika yang tinggal di Filipina.
Dalam penggerebekan tersebut, warga asing ini mengejutkan semua orang karena ini diduga melakukan eksploitasi berbau seksual kepada beberapa anak-anak di Filipina.
Tak hanya itu, pria ini bahkan terang-terangan menjual video serta gambar seronok anak-anak ke dunia maya, bahkan sampai menayangkannya secara langsung.
David Timothy Deakin (53), langsung ditangkap di rumahnya di Filipina pada April 2017, dimana rumahnya diperkirakan menjadi sarang prostitusi anak paling besar di negara tersebut.

(Beberapa sampah nampak berserakan disekitar komputer Deakin / Foto : AP)

(Penggerebekan Deakin dianggap sebagai salah satu penggerebekan kasus pornografi dan pornoaksi terbesar di Filipina / Foto : AP)


(Beberapa pakaian anak nampak berserakan di rumah Deakin / Foto : AP)

(Seorang petugas berwajib mengabadikan beberapa barang bukti yang ditemukan / Foto : AP)
Beberapa pakaian dalam anak, sepatu, kamera, hard drive serta peralatan berbau seksual terlihat tergeletak begitu saja di rumah dengan dua kamar tidur tersebut.
Di rumah pria pedofil ini, pihak kepolisian menemukan banyak sekali barang bukti yang akan membuat siapapun yag melihatnya merasa ngeri.
Deakin pun tampak berkeringat saat para polisi satu persatu menggeledah setiap sudut dari rumah yang ia tempati tersebut.
Bahkan dalam video penggerebekannya, Deakin tampak dalam kondisi tangan terikat menggunakan kabel charger ponsel.

(Tangan Deakin nampak terborgol saat pihak berwajib menyisir setiap jengkal rumahnya / Foto : AP)

(Beberapa peralatan elektronik dan pakaian anak kecil ditemukan di rumah pria pedofil ini / Foto : AP)


(Beberapa hard drive serta alat bantu seks berhasil diamankan petugas / Foto : AP)

(Penangkapan Deakin seolah membuka kembali tabir gelap dari dunia maya / Foto : AP)
Tak hanya itu, petugas bahkan menemukan beberapa obat-obatan terlarang yang diduga dikonsumsi oleh Deakin.
Penangkapan Deakin seolah membuka tabir gelapnya dunia maya, dimana para pedofilia yang tinggal di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, dan Australia tak segan mengeluarkan uang kepada orang-orang seperti Deakin demi bisa melakukan perbuatan bejatnya.
Setidaknya, sebanyak 30 har drive (Media penyimpanan data), serta beberapa komputer diduga dijadikan sebagai alat transaksi antara Deakin dan para kliennya.
Saat diperiksa, polisi dibuat terkejut karena menemukan ratusan bahkan ribuan gambar anak-anak kecil yang melakukan adegan seksual.

(Beberapa pakaian dalam anak-anak bahkan masih berserakan di kamar mandi pria ini / Foto : AP)

(Deakin yang berusia 53 tahun tampak tersenyum beberapa saat setelah diringkus pihak berwajib / Foto : AP)

(Pihak berwajib memegang sebuah benda yang diduga dipakai Deakin dalam mengkonsumsi obat-obatan terlarang / Foto : AP)


(Atas perbuatannya, Deakin harus berurusan dengan hukum. Foto bagian kiri adalah salah satu kamar tidur Deakin, dan foto sebelah kanan adalah ruang makannya / Foto : AP)
Atas perbuatannya, Deakin didakwa melakukan kejahatan dunia maya, pornografi anak, pelecehan anak, serta penjualan anak.
Deakin yang aslinya berasal dari Peoria, Illinois in iternyata sudah berada di Filipina sejak 2000.
Kepada The Associated Press, ia mengklaim tak pernah membuat video seks dari anak-anak tersebut.
Kasus pelecehan seksual pada anak yang ditayangkan secara live atau menggunakan webcam memang sangat meresahkan di Filipina, dimana Filipina menjadi salah satu negara yang diincar para kaum pedofil.

(Deakin sempat tertangkap kamera dalam keadaan tangan terikat kabel charger HP / Foto : AP)

(Deakin duduk di ruang tamu di rumahnya saat beberapa penyidik mengumpulkan barang bukti / Foto : AP)


(Puluhan puntung rokok berserakan di rumah Deakin. Petugas juga menemukan baju anak-anak, topi koboi, serta foto dari Deakin tergeletak di lantai / Foto : AP)

(Salah seorang korban pelecehan seks sedang menysusun sepatu di salah satu tempat perlindungan korban eksploitasi di Manila, Dilipina / Foto : AP)

(Foto Deakin nampak dibiarkan begitu saja di samping sebuah laptop dan kamer awebcam tanpa kabel / Foto : AP)

(Suasana dapur dari rumah Deakin nampak sangat tak terawat / Foto : AP)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/penggerebekan-rumah-pedofil_20170509_200717.jpg)