Setiap Sebut Elsa, Darmadi Makin Bersedih

Jika setiap kali menyebut nama Elsa, Darmadi terus merasa sedih lantaran banyak kenangan yang tak bisa dilupakan.

Penulis: Welly Hadinata | Editor: wartawansripo
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Darmadi, calon pengantin pria yang memeluk calon mertuanya di rumah duka di Jalan Sako Pancasila RT 05 RW 02 Kelurahan Sako Baru Kecamatan Sako Palembang, Senin (8/5/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Jari-jemari pada tangan Darmadi masih terlihat jelas ukiran henna.

Begitu juga dengan sepasang kakinya yang juga terdapat ukiran henna sebagai tradisi menjelang pernikahan.

Tampak juga kedua mata Darmadi masih terlihat merah dan sesekali mengusap kedua bola matanya agar tetap tabah menghadapi musibah yang dialaminya.

Ditemui di rumah duka Senin (8/5/2017), Darmadi tak ingin banyak bicara. Jika setiap kali menyebut nama Elsa, Darmadi terus merasa sedih

Hal ini lantaran banyak kenangan yang tak bisa dilupakan selama menjalin hubungannya dengan almarhumah Elsa.

"Sejak masih SMP saya kenal (Elsa) dan sudah tujuh tahun. Kami pacaran itu tanggal 1 November 2012," ujar Darmadi sedikit menahan tangis dan kemudian memeluk kedua orangtua Elsa di hadapannya.

Sejak meninggal dunianya Elsa, Darmadi berada di rumah duka.

Bahkan Darmadi pun sempat tidur di kamar pengantin sendirian dan terus termenung melihat foto Elsa.

Mimya, ibu Darmadi juga mendampingi di rumah duka. Mimya mengakui bahwa Darmadi mengutarakan untuk menikah dengan Elsa dua bulan lalu.

Memang Darmadi dan Elsa sudah pacaran sudah lama, sehingga diantara kedua keluarga sudah dianggap keluarga dan keluarga mendukung.

Mimya masih ingat betul kenangan terakhir bertemu almarhumah Elsa calon menantunya itu.

Ketika itu Mimya menemani Darmadi dan calon menantunya itu untuk membeli buku tamu. Selain itu juga membeli cincin setengah suku untuk pernikahan.

"Elsa itu anaknya pendiam dan tidak banyak tingkah. Waktu itu saat beli cincin, Elsa memilih cincin yang paling sudut. Setelah itu Elsa izin pamit untuk pulang," ujar Mimya yang juga meneteskan air matanya tak mampu menahan rasa sedih.

Kepergian almarhumah Elsa jelang akad nikah, tersebar melalui media sosial. Bahkan menjadi viral medos facebook.

Terlebih lagi Darmadi membuat status. Netizen yang mengetahui pun ikut merasa kesedihan Darmadi dan keluarga besar almarhumah Elsa.

Almarhumah Elsya meninggal dunia menjelang akad nikah dengan Darmadi pada Sabtu (6/5/2017).

Rencana kelurga besar almarhumah Elsa untuk menggelar resepsi pernikahan pun pudar.

Hari Minggu (7/5/2017) yang rencananya sebagai resepsi pernikahan, menjadi hari pemakaman Elsa yang dimakaman keluarkan di TPU Kramat Jong pada pagi harinya. (Editor: Abdul Hafiz)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved