Konsumen Rempong Senyumin Aja

Jadinya, kalau ada konsumen yang banyak kehendak, saya senyumin aja dan tanggapi dengan akal jernih

Penulis: Refli Permana | Editor: wartawansripo
sripo/refly
Tiara berpose dengan buket bunga yang ia buat 

SRIPOKU.COM -- "Masa muda, masa yang berapi-api..." sepenggal lirik dari lagu Rhoma Irama yang menggambarkan karakteristik kaum milenial. Lalu, karakter seperti ini, apa bisa ya membuat mereka bertahan menjalankan usaha? Maklum, konsumen ada yang banyak keinginan, apalagi kalau bicara soal harga.

Tiara Grey, cewek 22 tahun yang membuka usaha buket dan papan bunga, sudah tak terhitung menghadapi konsumen yang seperti itu. Naluri milenialnya terkadang muncul lho karena terpancing dengan konsumen yang demikian. Namun, semuanya bisa ia tahan demi kelangsungan usaha yang ia jalani.

"Untungnya, selalu ingat support daeri keluarga ketika saya mulai terpancing emosi. Jadinya, kalau ada konsumen yang banyak kehendak, saya senyumin aja dan tanggapi dengan akal jernih," kata pemilik TanFlower ini.

Pun begitu dengan Ravido. Sebagai seorang pedagang, ia sebisa mungkin memenuhi keinginan konsumen meski terkadang sangatlah banyak. Yang paling ribet adalah meminta harga murah dengan kualitas terbaik. Solusinya, selagi menawar dengan harga pantas, Ravido bisa-bisa saja mengikuti keinginan konsumen.

"Menjaga konsumen itu sulit, jadi selalu hadapi mereka dengan sabar. Pastinya ada yang buat kesal, namun sebisa mungkin jangan terbawa emosi," kata pria bongsor ini

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved