Soal Pendampingnya, Ilyas Panji Alam Mengaku Terpenting Bisa Diajak Kerja Sama

Dalam waktu dekat HM Ilyas Panji Alam bisa dipastikan akan menjadi orang nomor satu di Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Soal Pendampingnya, Ilyas Panji Alam Mengaku Terpenting Bisa Diajak Kerja Sama
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Plt Bupati OI HM Ilyas Panji Alam memberikan bunga kepada isteri Hj Meli Mustika pada saat perayaan HUT Kartini ke-138. 

SRIPOKU.COM, INDERALAYA-- Dalam waktu dekat HM Ilyas Panji Alam bisa dipastikan akan menjadi orang nomor satu di Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Betapa tidak, pasca kasasi SK Pemberhentian mantan Bupati OI, AW Nofiadi yang ditolak oleh Hakim Mahkamah Agung (MA), beberapa waktu lalu, bisa dipastikan politisi PDIP ini, selangkah lagi bakal menjadi Bupati OI definitif.

Namun dirinya enggan begitu banyak berkomentar terkait hal tersebut. Pasalnya, suami Hj Meli Mustika, menganggap itu semua bagaikan air yang mengalir.

"Ya, intinya mengalir bagaikan air," ujar Ilyas, saat menghadiri acara HUT Kartini beberapa waktu lalu di pendopoan Bupati OI Tanjung Senai Inderalaya.

Ia mengatakan, upaya selanjutnya pihaknya masih menunggu instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahyo Kumolo.

"Yang jelas masih menunggu instruksi Mendagri. Saya nyatakan siap menjadi Bupati OI defenitif," tandasnya.

Ketika dikonfirmasi mengenai pendampingnya, politisi senior berusia 51 tahun ini, menambahkan terpenting bisa diajak bekerjasama dengan baik.

"Siapapun orangnya saya terima, terpenting adalah bisa diajak kerjasama. Ya, itu aja," tutur Ilyas.

Seperti diketahui, belum genap satu bulan usai dilantik oleh Gubernur Sumsel sebagai Bupati OI, Maret 2016 lalu, Bupati OI AW Nofiadi waktu itu tersandung kasus penyalahgunaan narkotika.

Sehingga, mengetahui hal tersebut, Menteri Dalam Negeri RI Tjahyo Kumolo langsung memberhentikan AW Nofiadi dari jabatan sebagai Bupati OI dan mengangkat Wakil Bupati OI HM Ilyas Panji Alam sebagai Bupati OI definitif.

Kemudian, enam bulan selanjutnya Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan vonis rehabilitasi terhadap mantan Bupati OI AW Nofiadi. Sedangkan, perkara SK Pemberhentian Bupati OI yang dikeluarkan oleh Mendagri RI Cahyo Kumolo digugat ke PTUN Jakarta.

Setelah sempat menang saat sidang PTUN di Jakarta, dilanjutkan dengan banding ke Kasasi Mahkamah Agung (MA).

Hasilnya Hakim MA menolak. Sehingga, AW Nofiadi Mawardi, tidak lagi menjabat sebagai Bupati OI.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved