Breaking News:

Asyik Tidur di Kelambu, Tubuh Wanita Ini Langsung Ditindih Pria, Kejadian Selanjutnya Tak Terduga

Akibat kejadian itu, ibu satu anak ini melaporkan kejadian yang dialami ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT), Polresta Palembg, Senin (1/5).

ist
ilustrasi kelambu 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Malang yang dialami seorang ibu rumah tangga ini.

Seorang ibu Rita S (23) warga jalan Silaberanti Lorong Prima RT 28/07 No 12 Kelurahan Silaberanti Kecamatan Su I Palembang, ia nyaris diperkosa seseorang lelaki berinisial L.

Akibat kejadian itu, ibu satu anak ini melaporkan kejadian yang dialami ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT), Polresta Palembg, Senin (1/5).

Kepada petugas pengaduan, korban mengatakan kejadian itu bermula, Minggu dini hari (30/4) sekitar pukul 03.30.

Dimana saat itu dirinya sedang asyik tidur pulas di dalam kamarnya sendirian.

Nyaris jadi korban pemerkosaan, Rita (23), melapor ke Polresta Palembang, Senin (1/5/2017).
Nyaris jadi korban pemerkosaan, Rita (23), melapor ke Polresta Palembang, Senin (1/5/2017). (SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA)

Tiba-tiba datang terlapor, masuk kedalam rumah dan langsung mematikan lampu rumahnya.

Terlapor pun langsung masuk kedalam kamar dan menyelinap naik keatas kasur korban.

"Saya terkejut pak, ketika pelaku ada dalam kelambu saya dan langsung menindih saya," ungkap wanita berambut panjang ini.

Karena panik ditindih, korban pun terbangun, dan pelaku mengancam dengan celurit ke lehernya.

"Ketika saya terbangun, pelaku mengancam saya pak katanya diam-diam kau tuh, nanti saya bunuh," ungkap meniru perkataan terlapor.

Karena terancam, dirinya pun memberanikan diri untuk berteriak sehingga orang tuanya yang ada didalam rumah pun juga ikut terbangun.

"Ketika saya teriak pelaku kabur pak dan barang-barang yang dia bawa tertinggal seperti celurit senter, sandal pun tertinggal," ungkapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

"Keterangan korban sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan anak," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved