Pengantin Wanita Ini Bisa Jadi Langsung Dicerai, Lihat Tingkahnya Mempermalukan Suami
Momen yang bikin kesal sang suami terjadi di sini, soalnya sang istri tidak langsung menyuapi suaminya itu. Melainkan memaju mundukan sendok yang dipe
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Candra Okta Della
SRIPOKU.COM--Tragis yang dialami pasangan suami istri ini. Akibat tingkah yang kelewat batas pasangan ini terancam bercerai, padahal baru saja menikah.
Hal itu lantaran sang istri yang bermaksud main-main, malah berujung petaka.
Memang betul kata orang, jika sabar itu ada batas, jangan sesekali melewati batas itu jika tak ingin menyesal.
Seperti video pasangan pengantin ini, keduanya langsung ribut ketika penganting pria merasa di permainkan.
Baca: Duhai Wanita, Jangan Nikahi 10 Pria Ini Jika Tak Ingin Sengsara
Baca: Kocak! Goyang Bareng Badut, Polantas Ini Bikin Heboh Netizen, Ini Videonya
Dalam video di bawah ini dapat Anda lihat pasangan yang baru menikah ini diperlihatkan sedang melakukan suap-suapan kue.
Setelah sang pria menyuapi istrinya, gantian sekarang sang istri menyuapi suaminya.
Momen yang bikin kesal sang suami terjadi di sini, soalnya sang istri tidak langsung menyuapi suaminya itu. Melainkan memaju mundukan sendok yang dipegangnya.
Sang suami yang kesal akhirnya menepis tangan istrinya dengan kasar.
Baca: Awas! Jangan Lakukan 6 Hal Ini, Saat Berhubungan Intim
Baca: Sedih! Wanita Ini Terima Telpon Selingkuhan Suaminya, Selanjutnya Suaminya Malah Lakukan Ini
Akibatnnya, pasangan suami istri terancam bercerai karena hal itu.
Tonton video pasangan suami istri itu di bawah ini.
30 Menit Menikah Langsung Dicerai
Baru menikah juga pernah terjadi sebelumnya.
Kisah yang dituturkan seorang fotografer itu begitu viral dan menjadi perbincangan.
Simak saja pengalaman fotografer pernikahan asal Malaysia ini.
Juru foto itu mengunggah kisah perkawinan yang menyedihkan melalui akun Facebook Boii Amani Hashim.
Kisah suami yang menceraikan istrinya, setengah jam setelah akad nikah.
Dalam pernikahan itu, sang pengantin pria telah sepakat memberi mas kawin senilai RM 22.222,22 atau sekitar Rp 75 juta. Agak mahal memang. Tapi sang lelaki sudah setuju.
Akad nikah pun dilakukan. Dalam sekali lafal, pernikahan itu menjadi sah. Dan di pesta itu bingkisan mas kawin sudah berpindah tangan, dari keluarga pengantin pria ke keluarga pengantin perempuan.
Namun beberapa saat kemudian terdengar keributan dari keluarga pengantin perempuan.
“Duit hantaran kurang seribu,” kata keluarga perempuan mempermasalahkan mas kawin dari pengantin lelaki.
Mendengar keributan itu, pengantin permepuan pun bangkit dari duduknya.
Dengan nada suara tinggi, dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya, mengapa kurang seribu.
Dan pekikan itu disahut keluarganya yang turut mempertanyakan kekurangan mas kawin.
“Sudah tahu tak punya cukup uang, tetapi kenapa sangat gatal ingin menikah,” tanya keluarga pengantin perempuan.
Mendengar cercaan itu, sang pengantin lelaki bereaksi. Meski matanya berkaca-kaca, dia tetap berusaha tersenyum.
Lantas dia mengambil mikrofon dan berkata, “Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini.”
“Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” kata pengantin lelaki itu sambil mengambil gepokan uang dari tas.
“Tak apa-apa lah,” kata dia, “ semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.
Kisah ini diunggah, karena di negeri jiran itu tengah hangat masalah perkawinan yang batal karena kurangnya mas kawin dari pengantin laki-laki.
Beberapa waktu lalu, pernikahan yang dilangsungkan di masjid itu berubah menjadi kericuhan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pasangan-suami-istri_20170428_141734.jpg)