Breaking News:

Satu Keluarga Ditembaki

Tinggalkan Rumah Sakit, Genta Korban Ditembak Polisi Lakukan Ini

Keempat korban tersebut, pulang ke kampung halamannya di Desa Blitar Curup Kecamatan Sidang Klingi Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu dengan me

SRIPOKU.COM/KOLASE/SUGIH MULYONO/
Genta korban penembakan polisi di Lubuk Linggau 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Setelah sempat menjalani perawatan selama lima hari di RS Bhayangkara Polda Sumsel Palembang, Dewi (39) dan Novi (31) termasuk beserta kedua orang putranya, Galih (7) dan Genta (2) yang merupakan korban penembakan mobil sedan di Lubuklinggau yang dilakukan Brigadi Polisi Kalingga, Selasa (25/4/2017) sekitar pukul 15.00, akhirnya diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit.

Keempat korban tersebut, pulang ke kampung halamannya di Desa Blitar Curup Kecamatan Sidang Klingi Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu dengan menggunakan dua unit mobil yakni mobil Toyota Innova dan Suzuki Ertiga dengan dikawal langsung oleh mobil patroli dan pengawal (Patwal) Polisi hingga sampai ke kampung halaman.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto beserta istri, Winnie Charita termasuk Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Asep Suhendar dan jajaran pun turut langsung melepas kepulangan korban.

Dan sebelum pergi meninggalkan Rumah Sakit, korban Genta pun tak lupa membuka kaca mobil lalu mengucapkan dada sambil melambaikan tangannya.

Ditemui usai pelepasan tersebut, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, mengatakan, sejak dirawat di RS Bhayangkara Kamis (20/4/2017) lalu, kondisi korban sudah stabil dan memang sudah diizinkan pulang oleh tim dokter.

"Tim dokter memang memberi pilihan bisa istirahat dulu di sini atau langsung pulang. Dan mereka ingin langsung pulang karena ingin cepat berkumpul dengan keluarga," jelasnya.

Sedangkan untuk kondisi kedua anak korban Novi, Genta (2) dan Galih (6), Kapolda, mengatakan, saat ini semakin ceria dan tidak lagi mengalamo trauma pascakejadian penembakan tersebut. Untuk korban Dewi dan Novi, kedepannya masih akan melakukan rawat jalan ke RS Bhayangkara untuk memeriksakan bekas lukanya sebulan sekali agar luka tembak tersebut benar-benar pulih.

"Saya sudah bilang kepada mereka agar jangan khawatir, biaya pengobatan akan kami tanggung. Nanti kalau mau kontrol lagi ke RS Bhayangkara pun akan dijemput lagi dan diantarkan pulang kembali," terangnya.

Sementara itu terkait proses hukum Brigadir Kalingga, Kapolda Sumsel, mengatakan, saat ini penyelidik masih akan melengkapi pemeriksaan terhadap anggota Satuan Sabhara Polresta Lubuklinggau tersebut.

Setelah pemeriksaan lengkap, baru pihaknya akan melakukan rekonstruksi ulang kejadian.

"Untuk itu kami masih menunggu proses pemeriksaan dari penyelidik. Dan saat ini Brigadir Kalingga masih ditahan di sel penjara Propam Polda Sumsel dan dipisahkan dengan tahanan lain. Brigadir Kalingga saat ini sehat dan baik-baik saja. Bahkan, kemarin keluarganya sudah membesuk," ungkapnya

Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved