Satu Keluarga Ditembaki

Istri Indrayani: Kalau Sudah Takdirnya Seperti ini Kami Ikhlas ‎

Meski pasrah dengan takdir yang diterimanya, namun ia sangat berduka ketika menerima kabar bahwa suaminya yang sedang dirawat meninggal dunia.

Istri Indrayani: Kalau Sudah Takdirnya Seperti ini Kami Ikhlas ‎
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Parti (kiri), istri Indrayani, me‎megang foto perkawinannya Saat ditemui di rumah duka, Senin (24/4/2017). 

SRIPOKU.COM, REJANGLEBONG -- Parti (34) suami dari Indrayani (36) korban penembakan yang meninggal setelah dirawat di RSMH Palembang kurang lebih satu minggu, tak mampu menutupi kepiluan hatinya.

Meski pasrah dengan takdir yang diterimanya, namun ia sangat berduka ketika menerima kabar bahwa suaminya yang sedang dirawat di Palembang meninggal dunia.

Ia mendapat kabar duka, ketika sedang berada dikediaman adiknya, Toto Susilo (31) di Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 Kota Lubuklinggau.

Karena ia baru pulang dari Palembang (menunggui suaminya) pada Sabtu malam, dan tiba dikediaman adiknya Toto di Lubuklinggau Minggu (23/4/2017).

Rencananya Senin (24/4/2017) ia akan pulang ke Desa Belitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong, karena anaknya mau sekolah keesokan harinya.

Namun takdir berkehendak lain, Senin (24/4/2017) sekitar pukul 05.00 suaminya dikabarkan meninggal dunia.

"Kalau sudah takdirnya seperti ini, kami ikhlas," ujar Parti, dengan mata berkaca-kaca, saat dibincangi di rumah duka Jalan Lintas Curup, Desa Belitar Muka Kecamatan Rejang Lebong, Senin (24/4/2017).

Dari hasil perkawinannya dengan almarhum suaminya Indrayani, Parti dikarunia tiga orang anak. Yang tertua adalah Vidyoga (11) yang biasa dipanggil Dyo, dan masih duduk di kelas V SD. Anaknya yang nomor dua Dika Fitria (5) rancana mau masuk TK tahun ini, dan si bungsu Dian Aisyahara (1,5).

Dengan meninggalnya suaminya, mereka sekeluarga merasa sangat kehilangan. Apalagi suaminya merupakan ‎tulang punggung keluarga yang sehari-hari berkebun kopi dan menyadap aren.

Di rumah, mereka tinggal bersama orang tuanya yang sudah uzur. Sementara ibunya dalam kondisi sakit.

Parti merupakan anak kedua. Kakak dan adiknya tinggal di Kota Lubuklinggau. Selama ini ia sendiri yang tinggal dengan orang tuanya, bersama almarhum suaminya Indrayani dan ketiga anaknya yang masih kecil.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved