Pejabat Kemendagri, Pemkab Muaraenim dan Pemkot Palembang Tinjau Tapal Batas

Pejabat Kemendagri bersama pejabat Pemkab Muaraenim dan Pemkot Palembang meninjau langsung tugu batas antara Kabupaten Muaraenim dan Palembang.

Pejabat Kemendagri, Pemkab Muaraenim dan Pemkot Palembang Tinjau Tapal Batas
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak Wabup Muaraenim Nurul Aman bersama Kepala Subdirektorat Batas Antar Daerah Wilayah I, Kemendagri RI, Siti Metrianda melakukan peninjauan tapal batas Kabupaten Muaraenim - Kota Palembang, di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muaraenim berbatasan Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Kamis (20/4). 

Selain itu juga, untuk persiapan administrasi pemecahan Kabupaten Muaraenim menuju pemekaran Kabupaten Gelumbang.

"Banyak sekali perusahaan yang membangun di daerah perbatasan tersebut, yang wilayahnya dalam Kabupaten Muaraenim namun perizinannya di daerah tetangga. Jelas ini sangat merugikan pendapatan daerah," ujar Wabup.

Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Muaraenim Meizal Kasran, mengatakan dari hasil peninjauan titik tapal batas ini hasilnya akan diserahkan ke Kemendagri guna keperluan penetapan titik koordinat tapal batas yang ditetapkan dalam Permendagri.

Sementara Kepala Subdirektorat Batas Antar Daerah Wilayah I, Kemendagri RI, Siti Metrianda menegaskan bangunan Tugu Pabu yang dibangun tahun 1997 oleh kesepakatan Pemerintah Kota Palembang dan Kabupaten Muaraenim merupakan tanda batas wilayah yang sah untuk dijadikan acuan resmi batas kedua wilayah.

Dan berdasarkan deskripsi dari dokumen yang ada itu sangat jelas perbatasan wilayah Kota Palembang dan Kabupaten Muaraenim adalah menyusuri Sungai Musi.

Selain itu faktor pendukung lainnya, yakni prosedur pelacakan, pemasangan pilar, lalu pengukuran dilakukan oleh personel yang hampir sama. Bahkan pengukuran dilakukan secara konvensional (teodolit), berdasarkan besaran koordinatnya, sehingga kita bisa langsung mengetahui hasilnya.

"Kami pastikan seluruh wilayah yang ada tanda Tugu Pabu merupakan wilayah Kabupaten Muaraenim, Karena itu sesuai deskripsi dari dokumen yang ada Pabu dibangun menyusuri sungai musi," tegas Siti.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved