Tas Milik Mayat yang Mengapung di Sungai Musi Ditemukan SIM Atas Nama Ali Amin

dari dalam tas yang dibawa korban tersebut, ditemukan Surat Ijin Mengemudi (SIM) atas nama Ali Amin umurnya 52 tahun

Tas Milik Mayat yang Mengapung di Sungai Musi Ditemukan SIM Atas Nama Ali Amin
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Jenazah Mr X yang ditemukan mengapung di perairan Sungai Musi persisnya di kawasan 10 Ilir Palembang, Sabtu (15/4/2017).

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sesok mayat yang belum diketahui identitasnnya alias Mr X, Sabtu (15/4/2017) sekitar pukul 07.30, ditemukan mengapung di perairan Sungai Musi persisnya di kawasan 10 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang.

Saat pertama kali ditemukan, mayat yang memiliki tinggi badan sekitar 160 cm, dalam posisi tengkurap dengan mengenakan kaos oblong putih bertuliskan angka 1 dan gambar hati kemudian memakai celana pendek warna coklat bertuliskan Aspira serta sebuah tas yang masih melekat di tubuhnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, mengatakan, saat pertama kali ditemukan mayat tersebut juga sudah dalam keadaan membusuk sehingga sudah susah untuk dikenali.

Baca: Disebut Mirip Simbol Agama Lain, Ini Penjelasan Arsitek Masjid Raya

Baca: Bukan Laga Mudah, Pemain Semen Padang Ini yang Diwaspadai SFC

"Karena itu, setelah kita evakuasi bersama Tim Polair dan identifikasi Polresta Palembang, jenazah langsung kita bawah ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan termasuk outopsi," jelasnya.

Masih dikatakan Yon Edi Winara, dari dalam tas yang dibawa korban tersebut, ditemukan Surat Ijin Mengemudi (SIM) atas nama Ali Amin umurnya 52 tahun, pekerjaan swasta serta beralamat di Jalan Sukabangun 2 Lorong Karya RT 38/8 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang.

Baca: Polwan Cantik Ini Kembali Bikin Gagal Fokus, Tapi Sekarang Dia Disebut Begini

Baca: Astaga! Karena Foto Ini Nikita Mirzani Ditantang Telanjang

"Terkait dengan ditemukannya identitas tersebut, kita belum memastikan apakah Mr X tersebut bernama Ali Amin seperti yang tertera di SIM atau justru orang lain. Masih didalami lebih lanjut karena kondisi jenazah sudah membusuk dan wajah tidak bisa dikenali lagi. Jadi, belum ada kesimpulan," terangnya.

Sedangkan saat disinggung terkait apakah ada tanda-tanda kekerasan, Yon Edi Winara, mengatakan, memang ada dugaan. Dari pandangan luar, memang ada. Tapi, belum bisa disimpulkan apakah itu bekas penganiayaan atau bukan. "Sementara, status jenazah yang kami temukan ini masih Mr X," ungkapnya. (Editor: Welly Hadinata)

Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved