Stan Aksesoris Batu Alam Menarik Minat Pengunjung

Salah satu stan yang cukup menarik minat pengunjung ada di bagian depan pameran, yakni stan aksesoris terbuat dari batu alam.

Penulis: Refli Permana | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/IGUN BAGUS SAPUTRA
Stan aksesoris perhiasan dari batu alam yang ada di Ready to Wear menarik perhatian pengunjung. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Pameran produk-produk khas dalam negeri bertajuk Ready to Wear, hingga Jumat (14/4), masih diminati pengunjung.

Atrium Palembang Icon Mall yang jadi tempat perhelatan pun masih jadi tempat yang banyak didatangi.

Salah satu stan yang cukup menarik minat pengunjung ada di bagian depan pameran, yakni stan berisikan aksesoris yang terbuat dari batu alam.

Bentuknya yang unik ditambah dengan bahan pembuatan yang berbeda-beda membuat kaum hawa cukup tertarik untuk melihat-lihat hingga akhirnya merogoh kocek.

Adapun aksesoris yang dijajakan di sana mulai dari kalung, anting, cincin, hingga gelang. Adapun bentuknya ada yang seperti mahkota, ada yang seperti mutiara, hingga ada yang menyerupai tasbih.

Aksesoris ini diperuntukkan bagi kaum hawa yang ingin mengenakan aksesoris glamor tanpa harus merogoh kocek mahal.

Aksesoris yang dijajakan ini merupakan gabungan dari beberapa pengrajin dari Jakarta. Mereka mengikuti pameran Ready to Wear mengatasnamakan Dekras Jakarta yang memang merangkul sejumlah pengrajin di sana.

Kaum hawa memang cukup banyak yang mengerumuni stan-stan di pameran ini. Maklum, sebagian besar stan menawarkan produk untuk mereka.

Selain aksesoris, ada model-model hijab terkini bernamakan Hijab Turki. Warna-warni hijab ditambah dengan bentuk yang beragam membuat susunan yang semula rapi mulai berantakan karena dilihat pengunjung.

Ada pula kain-kain etnik yang belum diolah menjadi pakaian. Stan ini pun tak luput dari pandangan mata kaum hawa, mulai dari generasi milenial hingga orang tua.

Mayoritas stan yang memberlakukan diskon membuat banyak kaum hawa tak ragu merogoh kocek membeli produk yang jarang mereka lihat di kota pempek.

Lalu, bagaimana dengan pria ya? Meski tak sebanyak para perempuan, pria juga ada yang melihat-lihat stan ini. Tujuan yang paling banyak didatangi adalah stan tas vintage milik Fullhardy serta produk-produk pria yang terbuat dari kulit buaya.

Menurut penjualnya, respon masyarakat Palembang cukup tinggi sehingga mengikuti pameran ini benar-benar menjadi keuntungan tersendiri.

"Lumayanlah banyak yang beli, mungkin ada diskonnya. Tak menutup kemungkinan kita buka cabang di sini karena sejauh ini baru di Bandung dan Jakarta," kata Reki, penjaga stan Fullhardy.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved