Pengamanan Kantor Polisi Diperketat
Tak hanya pengamanan markas dan kantor, anggota polisi yang berdinas juga meningkatkan kewaspadaannya.
SRIPOKU.COM, BANDUNG - Pengamanan markas dan kantor kepolisian di wilayah hukum Polda Jabar diperketat.
Tak hanya pengamanan markas dan kantor, anggota polisi yang berdinas juga meningkatkan kewaspadaannya.
Hal itu menyusul tiga terduga teroris yang ditangkap KabupatenLamongan, Jumat (7/4/2017), berencana menyerang kantor polsek.
Selain itu, enam terduga teroris yang ditembak mati di Tuban, Jatim, Sabtu (9/4/2017), menyerang anggota polisi lalu lintas.
"Betul kami tingkatkan (pengamanan)," kata Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charliyan, kepada wartawan usai mengikuti acara sepeda santai di Jalan Dipenogoro, Kota Bandung, Minggu (9/4/2017).
Anton mengatakan, kantor polisi memang selalu menjadi salah satu sasaran penyerangan teroris sejak lama.
Beberapa pengungkapan kasus teroris, kata dia, para pelakunya memang menyasar kantor polisi atau anggota polisi.
Jaringan pelaku bom panci yang meledak di Taman Pendawa beberapa waktu lalu pun rencananya akan menyerang di Markas Polda Jabar.
Namun rencana itu urung terjadi lantaran Yayat Cahdiyat tewas ditembak dan komplotannya berhasil dibekuk.
"Alhamdulillah kezaliman itu tidak diridoi sehingga gagal meledak, berhasil ditangkap, dan dilumpuhkan," kata Anton.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pasukan-brimob_20170409_200242.jpg)