Pengamanan Kantor Polisi Diperketat

Tak hanya pengamanan markas dan kantor, anggota polisi yang berdinas juga meningkatkan kewaspadaannya.

Editor: Tarso
TRIBUNNEWS
Pasukan Brimob mengamankan seorang terduga teroris dalam perburuan teroris di Siwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (8/4/2017). Polisi menembak mati enam orang diantaranya setelah mereka melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya di jalanan. 

SRIPOKU.COM, BANDUNG - Pengamanan markas dan kantor kepolisian di wilayah hukum Polda Jabar diperketat.

Tak hanya pengamanan markas dan kantor, anggota polisi yang berdinas juga meningkatkan kewaspadaannya.

Hal itu menyusul tiga terduga teroris yang ditangkap KabupatenLamongan, Jumat (7/4/2017), berencana menyerang kantor polsek.

Selain itu, enam terduga teroris yang ditembak mati di Tuban, Jatim, Sabtu (9/4/2017), menyerang anggota polisi lalu lintas.

"Betul kami tingkatkan (pengamanan)," kata Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charliyan, kepada wartawan usai mengikuti acara sepeda santai di Jalan Dipenogoro, Kota Bandung, Minggu (9/4/2017).

Anton mengatakan, kantor polisi memang selalu menjadi salah satu sasaran penyerangan teroris sejak lama.

Beberapa pengungkapan kasus teroris, kata dia, para pelakunya memang menyasar kantor polisi atau anggota polisi.

Jaringan pelaku bom panci yang meledak di Taman Pendawa beberapa waktu lalu pun rencananya akan menyerang di Markas Polda Jabar.

Namun rencana itu urung terjadi lantaran Yayat Cahdiyat tewas ditembak dan komplotannya berhasil dibekuk.

"Alhamdulillah kezaliman itu tidak diridoi sehingga gagal meledak, berhasil ditangkap, dan dilumpuhkan," kata Anton.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved