Tiga Mahasiswa Unsri Pijakkan Kaki di Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia
tiga mahasiswa Unsriakhirnya berhasil menapakkan kaki mereka di Puncak Cartensz Pyramid di Pegunungan Jaya Wijaya Papua.
Penulis: Welly Hadinata | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Rasa bangga dan syukur, ditunjukan dari sikap tiga mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang akhirnya berhasil menapakan kaki mereka di Puncak Cartensz Pyramid di Pegunungan Jaya Wijaya Papua.
Ketiganya yakni Rahmat Dwi Kurniawan, Adhim Rifeldi, dan Muhammad Razaq yang semuanya atlit pendaki dari Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya Pecinta Alam (Mafesripala).
Namun untuk menggapai puncak tertinggi di Indonesia ini dan termasuk dalam Seven Summit World (tujuh puncak tertinggi di dunia), tidak mudah dilalui dan butuh perjuangan berat untuk ke puncak dengan ketinggian 4.884 M.dpl
"Jalur pendakiannya berat sekali, terutama cuaca badainya. Tapi kami terus bertahan hingga ke puncak. Keberhasilan kami bertiga ini berkat doa warga Palembang dan Sumsel," ujar Rahmat, Ketua Tim Ekspedisi, yang menerima undangan dari Walikota Palembang H Harnojoyo di Rumah Dinas Jalan Tasik Kambang Iwak Palembang, Kamis (6/4/2017).
Sebelum ke puncak, kondisi ketiganya sempat terkuras bertahan melawan cuaca badai. Namun dengan kesiapan yang matang, akhirnya ketiganya mampu ke puncak yang bisa dikatakan sebagai atap Australia dan AsiaTenggara (Autralasia).
"Cuaca jadi kendala utama. Tidak menentu. Sehingga perjuangan yang kami hadapi semakin berat. Apalagi sesaat sebelum kami mencapai puncak, dan setelahnya. Badai salju turun," ujar Rahmat didampingi kedua rekannya.
Menginjakkan kaki ke Puncak Cartensz Pyramid, dituntaskan ketiganya secara beriringan. Ketiganya pun diklaim telah mencetak sejarah bagi mahasiswa di Sumsel yang pertama kalinya melakukan pendakian ke Puncak Cartensz Pyramid puncak tertinggi Pegunungan Jaya Wijaya secara organisasi.
Ketiganya menjalani misi Tim Mafesripala Seven Summit Xpedition tahun 2017. Rahmat Dwi Kurniawan, Adhim Rifeldi, dan Muhammad Razaq tetap akan melanjutkan untuk puncak selanjutnya.
Ketiganya menjalani misi dengan persiapan yang matang. Bahkan diseleksi ketat dari 25 atlit yang ikut mendaftar.
Walikota Palembang Harnojoyo yang menerima ketiga pendaki ini mengaku senang dan bangga atas prestasi tiga anak muda ini mewakili Palembang. Terutama salah satu misi ketiganya yang membawa semangat gotong royong dan berhasil menggaungkan visi Palembang Emas di puncak tertinggi.
"Kami mengapresiasi dan bangga atas prestasi ini. Anak muda seperti inilah, dengan semangat yang dimiliki, berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," ujar Harnojoyo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/di-puncak-jaya-wijaya_20170406_192056.jpg)