Lagi-lagi Indomaret Ariodillah Dibobol Maling
"Saat hendak membuka toko, saya melihat pintu rolling door sudah sedikit terbuka,"
Penulis: Sugih Mulyono | Editor: wartawansripo
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Setelah sebelumnya yakni pada Agustus dan November 2014 lalu Indomaret Ariodillah dibobol maling, kali ini, Kamis (6/4/2017), Indomaret yang berada di Jalan Ariodillah Kelurahan 20 Ilir D-III Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang itu pun kembali dibobol maling.
Akibat kejadian tersebut, barang-barang diantaranya berupa rokok, susu dan kosmetik yang berada di bagian rak kasir pun banyak yang hilang setelah digondol kawanan pelaku yang belum diketahui identitasnnya.
Ditemui di lokasi kejadian, seorang pramuniaga mini market tersebut, Agung, mengatakan, adanya aksi pembobolan tersebut diketahui berawal saat ia seperti biasa hendak membuka mini market pada pagi hari atau sekitar pukul 06.00.
"Saat hendak membuka toko, saya melihat pintu rolling door sudah sedikit terbuka. Kemudian satu gembok hilang dan satunya masih dan dalam keadaan baik tapi ternyata tidak bisa digunakan lagi," jelasnya.
Dan saat dipastikan dengan dicek ke dalam mini market, dikatakan Agung, banyak barang-barang yang sudah berantakan di lantai termasuk juga banyak yang hilang.
"Barang yang dicuri selalu rokok dan susu yang berada di meja kasir. Meraka juga mengambil kosmetik seperti parfum pria, sabun pencuci muka dan deodoran," terangnya.
Sementara itu, legal Indomaret, Agung, mengatakan, untuk saat ini barang yang hilang rokok, susu dan kosmetik sedangkan, untuk yang di brankas atau barang lain tidak ada yang hilang.
"Aksi mereka tidak terekam karena hardisk CCTV dibawa kabur dan sebelum beraksi listrik juga dimatikan," jelasnya.
Saat ditanya bagaimana dengan pengaman pihak Indomaret terhadap gerainya selama ini, Agung, menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian selain itu dari pihak Indomaret juga sudah ada Patroli.
"Mungkin pengamanan akan lebih ketat lagi," terangnya.
Sedangkan, seorang warga sekitar, Adit (20), mengatakan, kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00. Karena menurutnya, sekitar pukul 03.00, ia sempat keluar rumah namun, tidak ada kejadian apapun.
"Sekitar pukul 03.00, saya keluar hanya melihat mobil Avanza. Saya tidak tahu itu pencuri atau bukan karena di sini kan pinggir jalan," jelasnya.
Kapolsekta IT I Palembang, Kompol Rivanda, mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima laporan dengan alasan bahwa pihak Indomaret masih menghitung berapa kerugiannya. Dan pihaknya juga sudah mendatangi tempat Kejadian perkara (TKP).
" Kami itu sudah berulang kali mengimbau dan mengajak untuk menggunakan aplikasi seperti Panik Button dan aplikasi lainnya yang sudah disediakan jika terjadi aksi pencurian," jelasnya.
Namun, ternyata, dikatakan Rivanda, meski pihaknya sudah sering menghimbau namun masih saja tidak dihiraukan .
"Tidak ada tanggapan sampai saat ini , bahkan ini sudah yang ketiga kalinya jadi kami berharap apa yang kami sampaikan bisa ditanggapi," terangnya