Kemenkumham Minta Jadikan Hukum Berhati Nurani

Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Sumatera Selatan, Rabu (5/4/2017) mengelar kegiatan peningkatan kompetensi pembentukan peraturan daerah

Kemenkumham Minta Jadikan Hukum Berhati Nurani
sripoku.com/Yandi Triansyah
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Sudirman D Hury 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Sumatera Selatan, Rabu (5/4/2017) mengelar kegiatan peningkatan kompetensi pembentukan peraturan daerah tahun 2017 di The Daira Hotel Palembang.

Acara kali ini mengusung tema “Melalui Peningkatan Kompetensi Pembentukan Peraturan Daerah Kita Tingkatkan  Pembentukan Peraturan Daerah Yang Hebat (Harmonis, Efektif, Berkualitas, Akuntabel Dan Transparan)”

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Sudirman D Hury mengatakan bahwa Peraturan perundang-undangan haruslah dimaknai lebih daripada sekedar hukum tertulis, tetapi haruslah menjadi hukum yang hidup dan berhati nurani. Peraturan perundang-undangan tidak berada dalam ruang hampa, tidak bersifat esoteric, melainkan berada dalam ruang kehidupan sosial yang penuh pergulatan kemanusiaan dan kemasyarakatan dalam lingkungan geopolitik dan geostrategis yang dinamis.

"Aspek regulasi pada dasarnya merupakan komponen inti dari setiap pergerakan
kehidupan, terlebih dalam hal pengambilan kebijakan," katanya.

Oleh Karenanya tidak dapat dipungkiri bahwa setiap kebijakan yang akan dikeluarkan memerlukan perangkat pendukung dari  setiap kebijakan tersebut.  Setidaknya terdapat 3 (tiga) hal utama perangkat pendukung.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved