LRT Zona Ampera Ditargetkan Selesai Desember 2017

“Dari total 4 pier yang dipasang di Sungai Musi yang saat ini dipasang baru dua dan masih dalam tahap proses,” katanya.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA/DOKUMEN
Sekertaris PMU Percepatan Penyelenggaraan LRT Pemprov Sumsel, Wahidin. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sekretaris Proyek Manager Unit (PMU) LRT Sumsel, Wahidin menyatakan, pembangunan LRT (Light Rail Transit) zona Ampera ditarget selesai pada Desember 2017.

“Desember kami menargetkan untuk zona LRT ini selesai,” ungkap Wahidin, Kamis (30/3/2017).

Sejauh ini pihaknya belum melakukan update terbaru informasi dari Waskita Karya. Meskipun begitu, menurutnya saat ini masih dalam tahap pemasangan pier kedua di Sungai Musi.

“Dari total 4 pier yang dipasang di Sungai Musi yang saat ini dipasang baru dua dan masih dalam tahap proses,” katanya.

Menurut Wahidin, saat ini pihaknya telah mengirimkan surat dari Kepala Dinas Perhubungan Sumsel kepada Waskita Karya untuk mentaati segala aturan dalam pembangunan seperti pemasangan lampu rambu-rambu sehingga pada saat malam hari dapat terang, dan tidak membahayakan pengendara kapal pada saat malam.

“Ya, tujuannya ini agar para pengendaraan dalam mengetahui lalu lintas di perairan karena memang pada saat malam gelap ditambah lagi adanya pengerjaan LRT ini,” terangnya.

Dalam pemasangan pier ini sendiri, diakuinya, bakal ada penutupan sementara sebagian di Sungai Musi, seperti pada saat pengerjaan sebelah kiri, maka yang ditutup sementara di sebelah kiri begitu juga pada saat pengerjaan pier di sebelah kanan.

“Penutupan sementara itu tidak seluruhnya kecuali pada saat pemasangan girder di tengah pastinya akan ditutup secara keseluruhan tapi tidak terlalu lama,” ujarnya.

Ia mengatakan meski tidak ada kendala berarti yang dialami dalam pengerjaan LRT zona Ampera ini. Namun, memang menurutnya kondisi cuaca saat ini dimana hujan yang deras tentunya sangat mengganggu pengerjaan.

“Ngeri pulo begawe di tengah hujan, belum lagi ditengah sungai pulo. Jadi terpakso berenti dulu sementaro baru selesai hujan dilanjutke lagi,” katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved