Diduga Karena Pemberitaan, Wartawan Mingguan Di Medan Dibunuh

Amran Parulian Simanjuntak (36), wartawan mingguan yang dibunuh orang tak dikenal sempat memberitakan sejumlah persoalan yang terjadi di perusahaan PT

Diduga Karena Pemberitaan, Wartawan Mingguan Di Medan Dibunuh
Tribun Medan/Array A Argus
Amran Parulian Simanjuntak, wartawan mingguan yang tewas dibunuh orang tak dikenal, Rabu (29/3/2017). TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS 

SRIPOKU.COM , MEDAN - Amran Parulian Simanjuntak (36), wartawan mingguan yang dibunuh orang tak dikenal sempat memberitakan sejumlah persoalan yang terjadi di perusahaan PT WKB. Perusahaan dimaksud sempat dikabarkan memiliki rekening palsu menyangkut gaji wartawan.

"Sebelumnya pernah juga diberitakan ya PT WKB ini. Tapi waktu itu menyangkut pemecatan pegawai," kata rekan korban yang berada di RS Bhayangkara Tingkat II Medan, Rabu (28/3/2017).

Setelah berita pemecatan, kata pria gempal itu, korban kembali menulis berita menyangkut rekening palsu penggajian karyawan PT WKB. Namun, apakah pembunuhan ini menyangkut berita itu atau tidak, pria berkepala plontos ini geleng kepala.

Sementara itu, Janter Siahaan, pimpinan umum surat kabar mingguan tempat korban bekerja mengaku belum bisa memastikan apakah korban memang dibunuh karena berita atau karena masalah pribadi. Janter mengaku akan mendalami lebih lanjut persoalan ini.

"Kami belum bisa pastikan apakah menyangkut berita atau tidak. Memang, korban ini sempat menulis berita perusahaan di Jalan Medan-Binjai (PT WKB) itu," ungkap Janter.(Ray/tribun-medan.com)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved