80 Persen Wanita Alami Pelecehan Seksual di Kantor

Istilah pelecehan seksual kali pertama dipopulerkan oleh kelompok feminist di Cornell University pada tahun 1976 silam.

80 Persen Wanita Alami Pelecehan Seksual di Kantor
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM - Majalah gaya hidup wanita di AS, Redbook, merilis hasil survei yang dilakukan terhadap para pembaca wanita mengenai isu pelecehan seksual di kantor.

Lebih kurang 9.000 responden mengikuti survei tersebut dan mengungkapkan sebuah informasi yang mengejutkan sekaligus menyedihkan.

Responden berasal dari latar belakang yang variatif dengan kisaran usia 20-an dan 30-an.

Para responden juga bekerja di ragam posisi kerja, mulai dari manajerial, administrasi, dan bisnis.

Ternyata, 80 persen karyawan wanita mengalami pelecehan seksual di kantor.

Istilah pelecehan seksual kali pertama dipopulerkan oleh kelompok feminist di Cornell University pada tahun 1976 silam.

Pada tahun yang sama, Redbook pun mempublikasikan sebuah kenyataan bahwa banyak karyawan wanita mengalami pelecehan seksual di kantor. Artikel tersebut bertajuk Sex on The Job.

Hasil survei terbaru ini memperlihatkan bahwa jumlah pelecehan seksual di kantor pada tahun 2017 hanya berkurang sedikit sedari tahun 1976.

Tahun 1976 sebanyak 90 persen karyawan wanita mengungkapkan bahwa mereka sering mengalami pelecehan seks dan jender di tempat kerja.

Lebih kurang 64 persen responden mengaku bahwa mereka mengalami pelecehan seksual dari karyawan pria, mulai dari tatapan yang merendahkan (51 persen) hingga guyonan tidak pantas yang mengindikasikan sebuah hinaan (43 persen).

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved