KPPI Ajak Perempuan Naikkan Persentase Keterwakilan di Legislatif

Ketua Umum Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Dra Hj Dwi Septiawati menjelaskan pentingnya KPPI dibentuk di provinsi, kabupaten/kota

KPPI Ajak Perempuan Naikkan Persentase Keterwakilan di Legislatif
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Umum Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Dra Hj Dwi Septiawati didampingi Ketua DPD KPPI Sumsel Hj RA Anita Noeringhati SH MH, Ketua Panitia Pelantikan Pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Sumsel Periode 2016-2021 Ir Holda Herman MSi, Sekretaris Panin memberikan keterangan di Media Centre DPRD Sumsel, Jumat (24/3/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) prihatin melihat masih jauhnya pencapaian target keterwakilan perempuan di legislatif saat ini.

Untuk itu KPPI mengajak perempuan untuk bergabung untuk mencapai target 30 persen.

"Karena kami di komisi V konsen di pemperdayaan perempuan. Kita perlu berjuang karena keterwakilan perempuan prosentasenya masih kurang. Seperti di DPRD Ogan Ilir dari 40, hanya 2 orang perempuan. Yang sedih lagi di Mura dari 45 hanya 1 perempuan. Inilah KPPI ingin kita bentuk di Sumsel karena masih jauh dari harapan. Keterwakilan masih jauh dari harapan. Saya yang ditunjuk sebagai ketua, saya mengajak agar bisa bergabung agar pada 2019 keterwakilan perempuan akan lebih maju dan meningkat dari sekarang," ungkap Ketua DPD KPPI Sumsel Hj RA Anita Noeringhati SH MH bersama Ketua Umum Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Dra Hj Dwi Septiawati, Ketua Panitia Pelantikan Pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Sumsel Periode 2016-2021 Ir Holda Herman MSi, Sekretaris Panin memberikan keterangan di Media Centre DPRD Sumsel, Jumat (24/3/2017).

Sementara Ir Holda Herman MSi menjelaskan pelantikan ini bertemakan Strategi Gerakan KPPI, Politik Perempuan yang kokoh untuk Sumsel Gemilang bakal digelar di Griya Agung, sore ini.

"Seyogiyanya akan pelantikan di gedung DPRD. Mengingat ini perpaduan 11 Parpol gedung tidak cukup. Maka berinisiatif digelar di Griya Agung," kata Holda yang juga politikus Partai Demokrat.

Ketua Umum Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Dra Hj Dwi Septiawati menjelaskan pentingnya KPPI dibentuk di provinsi, kabupaten/kota melihat masih minimnya keterwakilan perempuan di DPR RI, DPD RI, maupun di DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

"Ada 11 organisasi yang tergabung dalam KPPI ini. Visinya menjadikan pelopor pere.puan. Dengan terpenuhinya hak perempuan di politik. Pendidikan politik. Kita ingin masyarakat yang cerdas. Proses politik untuk mencapai tujuan bersama yang dicita-citakan. Negara ikut berperan proses pendidikan politik," kata Dwi.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved