Jumlah Makan Jemaah Haji dan Pelayanan Bus Ditingkatkan

Jumlah makan jemaah di Mekkah menjadi 25 kali dan di Madinah 18 kali. "Waktu tinggal jemaah di Arab Saudi selama 41 hari," kata Kabag Humas Kemenag S

Jumlah Makan Jemaah Haji dan Pelayanan Bus Ditingkatkan
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Kabag Humas Kemenag Sumsel, Saefuddin Latief 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Panja BPIH Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama RI menyepakati peningkatan pelayanan terhadap jemaah haji, Jumat (24/3/2017).

Dalam rilisnya yang dibagikan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel di antaranya ada peningkatan jumlah makan jemaah haji.

Jumlah makan jemaah di Mekkah menjadi 25 kali dan di Madinah 18 kali.

"Waktu tinggal jemaah di Arab Saudi selama 41 hari," kata Kabag Humas Kemenag Sumsel Saefuddin Latief.

Untuk biaya satuan penyelenggaraan haji di Kabupaten/Kota dan KUA masing-masing sebesar Rp75.000 sebanyak 10 kali.

Selanjutnya harga upgrade tenda di Arafah ditetapkan sebesar SAR200 dan jika terdapat peningkatan biaya dapat diambil dari biaya safe guarding.

"Kuota jemaah haji regular 204.000 jemaah dan kuota petugas haji Indonesia tahun 2017 sesuai ketersediaan barcode 3.500 orang," katanya.

Menurut dia, peningkatan kualitas pelayanan bus antar-kota, bus shawalat dan bus menuju Armina

"Optimalisasi peningkatan pelayanan Siskohat untuk mempermudah penyelesaian dokumen jemaah haji (paspor dan visa)," katanya.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved