Venue Bowling Mulai Pasang Atap

Apalagi saat ini, diucapkan Kepala Dinas PU Cipta Karya, Basyarudin, progres venue bowling sudah sekitar 52 persen.

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Ilustrasi venue bowling. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pembangunan venue bowling memang menjadi sorotan tersendiri jelang pergelaraan Asian GamesXVIIi 2018. Cabor yang ditakar akan menjadi nilai entertain sendiri ini ditargetkan selesai akhir tahun ini.

Apalagi saat ini, diucapkan Kepala Dinas PU Cipta Karya, Basyarudin, progres venue bowling sudah sekitar 52 persen. Saat ini, mereka tengah mengurus pengadaan peralatan serta perlengkapan venue berstandar internasional itu.

"Dua minggu lagi kita akan pasang atap venuenya. Kalau alat-alatnya harus diimpor, memakan waktu lima bulan. Tiga bulan untuk pemasangan alat-alat itu, total butuh delapan bulan," ujarnya, Selasa (21/3/2017).

Setelah pemasangan alat, saat ini Pemprov yang disuntik dari dana CSR Pertamina untuk pengadaan alat dikisar menghabiskan Rp 42 miliar, mengisi 40 line standar internasional dengan luas bangunan 3600 m2 diatas lahan seluas 2.8 hektar tersebut.

"Pertamina tentu punya mekanisme sendiri untuk dana tersebut. Yang pasti, kita harus fokus untuk percepatan venue ini. Apalagi, tes event untuk bowling direncanakan Desember mendatang," pungkasnya.

Pembangunan Venue Bowling untuk pagelaran Asian Games 2018 ditargetkan selesai bulan Desember 2017. Sebab, pada saat itu Sumatera Selatan (Sumsel) akan menggelar tes event untuk cabor tersebut.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved