Pria ini Berniat Beli Bunga Untuk Orang yang Dia Sayang. Lihat Apa Yang Diberi Penjualnya
Menghabiskan waktu bersama orang yang disayang tentu menciptakan sebuah kenangan tersendiri.
Penulis: Ahmad Sadam Husen | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM -- Menghabiskan waktu bersama orang yang disayang tentu menciptakan sebuah kenangan tersendiri. Akan tetapi, ada kalanya menghabiskan waktu bersama yang disayangi dihabiskan dengan bepergian keluar, yang tentunya, bisa secara tidak langsung memakan biaya yang cukup besar.
Dikutip dari Viral 4 Real, seoramg netizen bernama Giulia Singson Zahar belum lama ini membagikan kisahnya ketika bertemu dengan seorang pria yang bekerja sebagai seorang salesman.
Giulia menuturkan kalau awalnya ia melihat pria tersebut mengantri untuk membeli seikat bunga untuk wanita yang ia sayangi. Meski harga bunga tersebut cukup mahal baginya, sang pria ingin memberikan bunga sebagai tanda sayang dan keseriusannya kepada sang kekasih.

Akan tetapi, Giulia melihat kalau wanita penjual bunga yang juga menjaga kasir tersebut memperlakukan pria ini secara berbeda, meski pria yang tak diketahui identitasnya ini membayar bunga tersebut sama seperti pembeli yang lain.
Bukannya memberi bunga segar kepada pria ini layaknya kepada pembeli yang lain, sang penjual justru dilaporkan memberi pria ini bunga yang sudah layu, dan jumlahnya hanya empat tangkai saja.
Dalam akun Facebooknya, Giulia menulis “Sang penjual menawari pria ini empat tangkai mawar yang sudah layu yang harganya sama dengan bunga yang masih segar. Pria ini sempat diam sejenak seolah memikirkan apakah uangnya cukup atau tidak. 3 Menit kemudian, dia akhirnya membelinya.”
“Sang penjual membungkus mawar layu tersebut dan justru melayani pria ini paling akhir. Sang pria dengan sabar menunggunya. Pada bagian ini, emosi dalam diriku bercampur aduk. Awalnya, aku merasa kecewa kenapa sang penjual justru memberinya bunga yang layu dan harganya malah sama dengan yang masih segar.”
”Kenapa seolah pria ini tak punya hak menerima mawar yang masih segar ? Kenapa penjualnya sampai hati melakukan hal tersebut kepada seorang pria yang hanya ingin menyenangkan kekasihnya pada hari kasih sayang ?”

Giulia juga menuturkan kalau pria ini sengaja dilayani paling akhir, meski dia datang lebih awal dari pembeli lainnya.
Giulia menambahkan ”Melayaninya paling akhir justru membuat pria yang mengenakan seragam kerjanya ini tidak mendapat hak yang sama dengan mereka yang datang membeli dengan pakaian keren mereka. Aku kagum pada pria ini.”
”Harus berapa kali pria merasa rendah seperti pria ini ? Apakah dia terbiasa diperlakukan seperti ini ? Rasanya tidak adil kalau seseorang diperlakukan tidak adil seperti ini, hanya karena uang.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pria-pembeli-bunga_20170313_120443.jpg)