Ibu-ibu Pengajian Dikagetkan Peluru Nyasar Masuk Ruangan

Untung Hj Sulastrti sedang menunduk karena menyimak bacaan Al Quran, jika tidak dadanya sudah tembus oleh peluru nyasar.

Ibu-ibu Pengajian Dikagetkan Peluru Nyasar Masuk Ruangan
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Petugas dari Polsek IT II saat mendatangi lokasi kejadian peluru nyasar dan meminta keterangan saksi. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Para ibu pengajian yang menggelar pengajian rutin setiap Senin dan Jumat di  Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Quraniah IV Palembang, Senin (13/3/2017) sekitar pukul 14.00, dikagetkan dengan suara ledakan keras yang bersumber dari peluru nyasar.

Beruntungnya, dalam kejadian peluru nyasar di Sekolahan yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Produxim 18 Ilir Kelurahan Duku Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang itu tidak menyebabkan korban baik jiwa maupun luka.

Menurut keterangan seorang ibu pengajian yang juga merupakan warga sekitar lokasi kejadian, Hj Sulastri (50), saat kejadian, di dalam ruangan tersebut ada ia beserta ibu pengajian lainnya yang jumlahnya sebanyak 15 orang termasuk seorang guru ngaji.

Polisi saat memeriksa lokasi peluru nyasar.
Polisi saat memeriksa lokasi peluru nyasar. (SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO)

"Kami itu sedang belajar ngaji rutin yang diadakan tiap hari Senin dan Jumat. Pas belajar itu, tiba-tiba ada suara letusan keras sebanyak satu kali dan setelah dicek ditemui peluru itu," jelasnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Selain itu, dikatakan Hj Sulastri, peluru tersebut juga sempat menembus sandaran kursi plastik hijau yang sedang ia duduki saat kejadian tersebut.

"Untungnya, saat itu saya posisinya sedang tidak bersandar ke sandaran kursi melainkan sedang membungkuk ke meja untuk menyimak pembacaan Alquran, kalau tidak pasti sudah tembus dada saya," terangnya.

Saat disinggung saat kejadian berlangsung adakah keributan, Hj Sulastri, mengatakan, sepengetahuannya tidak ada keributan.

"Setelah mengetahui suara tersebut dari peluru nyasar, kami langsung keluar dan saat dilihat di luar juga tidak ada orang-orang ribut," ungkapnya.

Pantauan Sripoku.com di lokasi peluru nyasar tersebut, tampak sebelum mengenai sandaran kursi dan lantai, peluru tersebut terlebih dahulu menembus plafon yang ada di dalam ruang kelas tersebut.

Sementara itu, Kapolsekta IT I Palembang, Kompol M Hadiwijaya, mengatakan, mendapatkan laporan tersebut, pihaknya bersama Tim Identifikasi Polresta Palembang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sandaran kursi Hj Sulastri ditembus peluru nyasar saat dia sedang menunduk karena menyimak bacaan Al Quran.
Sandaran kursi Hj Sulastri ditembus peluru nyasar saat dia sedang menunduk karena menyimak bacaan Al Quran. (SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO)

"Dari hasil olah TKP sementara, kita berhasil menemukan sebuah peluru kuning keemasan yang sudah hancur sehingga menjadi kecil.

"Kalau dilihat, peluru itu pertama menembus plafon kemudian mengenai sandaran kursi plastik lalu tembus ke lantai," jelasnya.

Terkait adanya kejadian peluru nyasar tersebut, dikatakan Hadiwijaya, pihaknya masih mendalaminya dan akan melakukan uji lab untuk mengetahui apa jenisnya.

"Kalau dilihat sepintas, itu rekoset tapi aslinya dari mana belum tahu dan masih diselidiki. Dalam kejadian ini juga tidak ada korban baik jiwa maupun luka," ungkapnya. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved