Kepala Cewek Kos Ini Dibacok Orang tak Dikenal Saat Mencari HP-nya yang Hilang

“Posisi saat itu saya sedang menunduk dan ketika saya berdiri langsung dua orang pelaku membacok kepala saya," katanya.

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Suci (18) ketika melapor ke Polresta Palembang karena telah menjadi korban pembacokan, Sabtu (11/3/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Malang menimpa Suci Melita Sari (18) yang indekos di Jalan Sukajaya Kelurahan Suka Bangun Kecamatan Sukarami Palembang.

Dia harus menjalani delapan luka jahit di kepala bagian sebelah kiri dan tempurung retak setelah dibacok oleh orang tak dikenal di sebelah Markas Korem Gapo 044 Jalan Jenderal Sudirman Km 4,5 Palembang, Jumat (10/3/2017) sekitar pukul 00.00.

Suci didampingi oleh orangtuanya Ahmad (47) mendatangi Polresta Palembang untuk melaporkan kejadian yang dialaminya, Sabtu (11/3/2017).

Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, kejadian itu bermula saat korban selesai makan malam di salah satu warung yang berada di samping Markas Korem Gapo 044 Palembang.

Selesai makan, Suci langsung pulang ke rumahnya.

Namun setelah sampai di rumahnya Suci baru sadar kalau Handphone (HP) merk Samsung miliknya hilang entah kemana.

Suci pun langsung keluar lagi dengan berjalan kaki menelusuri jalan untuk mencari keberadaan HP miliknya.

Sesampainya di TKP Suci mencari HP miliknya di tempat ia makan tadi.

Nahasnya, saat sedang sibuk mencari HP tiba-tiba datang orang mengendarai sepeda motor dari belakang dan membaccok kepalanya.

“Posisi saat itu saya sedang menunduk dan ketika saya berdiri langsung dua orang pelaku membacok kepala saya," katanya.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menolongnya dan oleh warga korban dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

“Pekerja Light Rail Transit (LRT) pak yang menolong saya. Dan saya rasa orang yang menolong saya melihat pelakunya yang melarikan ke dalam,” kata Suci.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan laporan korban sudah diterima oleh pihaknya.

"Kita akan lakukan lidik dan secepatnya akan kita proses," kata Maruly.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved