PTBA Serahkan Kolam Renang Bukit Asam Tirta Enim Dari Dana CSR PTBA Rp 18,7 Miliar

Adapun luas kompleks kolam renang tersebut seluas 4.900 meter persegi berstandar nasional dengan kategori kolam tanding sepanjang 50 meter

PTBA Serahkan Kolam Renang Bukit Asam Tirta Enim Dari Dana CSR PTBA Rp 18,7 Miliar
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin dan Bupati Muaraenim Muzakir, melakukan penandatangan serah terima fasilitas kolam renang Bukit Asam Tirta Enim, Jumat (10/3/2017) 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM---PT Bukit Asam (Persero) Tbk, serahkan kolam renang Bukit Asam Tirta Enim (Bate) berstandar nasional, kepada Pemkab Muaraenim, di komplek GOR Pancasila Muaraenim, Jumat (10/3/2017).
Menurut Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin didampingi Sekper Adib Ubaidillah, bahwa kolam renang ini dibangun dengan dana CSR PTBA senilai Rp 18,7 miliar.

Adapun luas kompleks kolam renang tersebut seluas 4.900 meter persegi
berstandar nasional dengan kategori kolam tanding sepanjang 50 meter dan lebar 25 meter untuk delapan line.

Selain kolam tanding juga terdapat kolam anak, dengan dilengkapi fasilitas penunjang berupa tribun dengan daya tampung 900 orang dan fasilitas VIP untuk 50 orang.

Untuk kelancaran event-event pertandingan dan pembinaan atlet, juga sudah tersedia ruang perkantoran seperti ruang tunggu VIP, ruang kelas untuk teori, ruang pengelola, ruang meeting dan ruang ganti yang sudah sangat representatif untuk penyelenggaraan event-event tingkat nasional.

Dengan keberadaan fasilitas kolam renang Bukit Asam Tirta Enim ini, lanjut Arviyan PTBA berharap kedepan akan semakin banyak bibit-bibit unggul untuk atlet renang yang berasal dari Kabupaten Muaraenim yang bisa berbicara baik ditingkat nasional maupun internasional.

Semoga dengan keberadaan fasilitas olahraga dan fasilitas umum lainnya benar-benar bermanfaat, dan menjadi bukti nyata kepedulian PTBA terhadap lingkungan untuk maju dan berkembang harmonis bersama masyarakat sekitarnya.

Bupati Muaraenim H Muzakir, pembangunan kolam renang ini sudah sangat lama ditunggu-tunggu selesainya oleh warga Kota Muaraenim, dan baru terealisasi pada tahun 2017 ini.

Rencananya, kolam renang inig dibangun untuk persiapan sebagai tuan ruman Porporv, namun karena masalah keuangan secara nasional sehingga terpaksa ditunda dan akhirnya di ambil alih oleh Palembang.

Dengan dibangunnya kolam renang ini, selain bisa digunakna untuk olahraga prestasi juga bisa digunakan untuk rekrerasi. Untuk itu, ia berharap kepada pengelola untuk benar-benar bisa memelihara fasilitas yang telah ada sehingga bisa bertahan lama bila perlu selama-lamanya.

"Kita ingin selain akan timbul atlit muda potensial yang bisa mengharumkan Kabupaten Muaraenim, juga bisa menjadi tempat rekreasi warga kota Muaraenim," ujar Muzakir.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved