Pagaralam Kirim 80 Tom Sayuran ke Palembang

Sebagai penghasil sayuran terbesar di Sumsel, pasokan hasil bumi dari dataran tinggi Kota Pagaralam cukup tinggi.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Tarso
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sebagai penghasil sayuran terbesar di Sumsel, pasokan hasil bumi dari dataran tinggi Kota Pagaralam cukup tinggi. Bagaimana tidak, dalam satu hari sedikitnya 80 ton sayuran dari Pagaralam masuk ke Palembang.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Jumat (10/3/2017) menyebutkan, dalam satu hari sedikitnya 12-13 truk sayuran berangkat menuju Palembang. Rata-rata satu truk bermuatan 6-7 ton sayuran berbagai jenis. Jadi hampir sebagian besar sayuran di Palembang berasal dari Pagaralam.

Jai (34), salah satu agen sayur Pagaralam mengatakan, memang cukup banyak sayuran dari Pagaralam masuk ke Palembang.

Namun, untuk satu truk sayuran yang dikirim, tidak hanya berisi satu jenis komuditi saja, namun berbagai macam seperti tomat, cabai, kubis, sawi, buncis, wortel dan lainnya.

"Sayuran yang kita kirim sebanyak satu truk perhari. Sayuran yang dikirim kita ambil langsung dari petani sehingga langsung dipasok ke Palembang," katanya.

Untuk menghindari banjirnya salah satu jenis sayuran pihaknya mengirim berbagai jenis sayuran. Bagaimana tidak, jika dalam satu truk hanya dikirim sawi, maka Palembang akan banjir sawi. Kondisi ini akan membuat harga anjlok dan membuat pihaknya rugi. Untuk itu komoditi sayuran yang dikirim bermacam-macam jenis.

"Kita mengirim sayuran berdasarkan kondisi permintaan di Palembang. Jika sayuran lebih mahal di Palembang ketimbang di Pagaralam maka sayuran akan kita kirim. Namun, jika harganya sama, kita akan merugi karena untuk biaya angkut cukup tinggi," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved