OJK Rilis Kinerja Perbankan Sumsel

OJK Kantor Regional (KR) 7 menyampaikan catatannya terkait kinerja perbankan yang ada di Sumatera Selatan.

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Ahmad Sadam Husen

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional (KR) 7 menyampaikan catatannya terkait kinerja perbankan yang ada di Sumatera Selatan.

Dari catatan OJK, total aset perbankan meningkat jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni 9,12 persen, dari Rp 113,50 Triliun kini menjadi Rp 123,86 Triliun, dengan market share perbankan Sumsel tahun 2016 terhadap perbankan nasional mencapai 1,13 persen.

Kepala Kantor OJK KR 7, Panca Hadi Suryatno mengatakan, adanya pertumbuhan total aset tersebut turut dipengaruhi oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 5,74 persen.

"Kalau secara Year to Year (YoY) pertumbuhan DPK Nasional mencapai 9,67 persen atau dari Rp 59,76 Triliun menjadi Rp 63,18 Triliun," ujarnya, kemarin lusa saat acara Coffee morning di Kantor OJK KR 7.

Sedangkan dari sisi kredit yang diberikan, perbankan mengalami pertumbuhan sebesar 9,31 persen (pertumbuhan kredit nasional YoY 7,87 persen), yang kini menjadi Rp 70,91 Triliun dari sebelumnya Rp 64,87 Triliun.

"Kredit UMKM kita juga tumbuh 10,98 persen atau Rp 20,19 Triliun (2015) menjadi Rp 22,41 triliun di 2016," ujarnya.

Dikatakan Panca, sejauh ini OJK melihat kualitas kredit cukup baik tercermin dari rasio Non Performing Loan (NPL) yang berada di bawah 5 persen, yakni di angka 3,23 persen. "Walaupun sedikit meningkat jika dibandingkan tahun lalu yakni 3,07 tapi ini masih terbilang baik, dan akan tetap kita monitor," pungkas Panca.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved