Piala Presiden 2017

Pusamania Borneo Tumbangkan Persib di Kandang

Hal ini pula seperti kutukan bagi tim-tim juara di ajang Pra Musim, sebut saja SFC yang juara IIC ajang Pra Musim kala itu di tahun kedua

SRIPOKU.COM, BANDUNG-Persib berduka. Asa Persib Bandung mempertanahkan gelar juara Piala Presiden dan melanggeng ke final Piala Presiden untuk kedua kalinya kandas. Ambisi Persib digagalkan Pusamania Borneo FC II. Laga yang berjalan sengit pada leg kedua semi-final, Minggu (5/3) malam. Sakit karena mereka harus melewatinya dengan adu penalti.

Seperti diketahui, PBFC II datang ke Si Jalak Harupat dengan modal kemenangan 2-1 pada leg pertama. Persib yang menekan sejak awal mendapat perlawanan sengit dari tim tamu hingga laga pun berakhir 2-1 setelah berjalan 120 menit.

Pesut Etam akhirnya berhasil membungkam Pangeran Biru lewat adu penalti, seperti yang mereka lakukan kepada Madura United pada fase sebelumnya. Dengan demikian Borneo telah mencetak sejarah, masuk final dan membungkam Persib di kandang.

Dengan hasil ini, Persib dipastikan gagal mempertahankan gelar Pra Musim. Hal ini pula seperti kutukan bagi tim-tim juara di ajang Pra Musim, sebut saja Sriwijaya FC yang juara Inter Island Cup (IISC) ajang Pra Musim kala itu gagal mempertahankan di tahun kedua.

Begitu pula Arema Cronus yang juara edisi 2014/15, tidak bisa meraih gelar kedua ketika berubah Piala Presiden, karena direbut Persib. Kemudian Persipura Jayapura juara 2011, gagal mempertahankan gelar, begitupun Persisam Samarinda .

Babak Pertama

Seperti dilansir dari goal.com, pertandingan di bawah rintik hujan yang mengguyur Stadion Si Jalak Harupat, laga berjalan intens sejak peluit pertandingan dibunyikan. Persib sebagai tuan rumah membuka peluang lewat tendangan Gian Zola, namun masih lemah.

Menit ketujuh, serangan beruntun dilancarkan pemain Maung Bandung. Kotak penalti PBFC berkemelut seiring sepakan Dedi Kusnandar yang membentur tiang, sepakan Zola yang mampu ditepis Wawan Hendrawan, hingga diakhiri tendangan melenceng Febri Hariyadi.

Matsunaga Shohei yang kalah duel dari Rachmat Latief meminta penalti, namun diabaikan wasit. Beberapa saat kemudian, Atep melepaskan tembakan mendatar dengan arah yang tajam, namun bisa ditepis Wawan dengan brilian.

Wawan benar-benar menjadi momok bagi serangan yang dibuat Persib. Usaha demi usaha yang dilancarkan penggawa tim tuan rumah kerap dimentahkan, hingga para pemain tampak sedikit kelelahan jelang waterbreak.

Halaman
1234
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved