Siswa SMAN Sumsel Raih Gold Medal dan Honorable Mention di ISPO 2017

Salah satu program yang menjadi program unggulan SMAN Sumatera Selatan adalah program penulisan karya ilmiah.

Siswa SMAN Sumsel Raih Gold Medal dan Honorable Mention di ISPO 2017
ISTIMEWA
Peraih medali emas peserta dari SMAN Sumsel di ISPO 2017. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Salah satu program yang menjadi program unggulan SMAN Sumatera Selatan adalah program penulisan karya ilmiah kembali membuahkan prestasi demi prestasi.

Beberapa karya ilmiah siswa yang sebelumnya telah mengikuti seleksi di sekolah melalui program tersebut, kemudian dikirimkan untuk diperlombakan pada ajang final Indonesian Science Project Olympiade (ISPO) ke-9, 2017.

Pada 23 Januari 2017, 4 (empat) karya ilmiah siswa SMAN Sumatera Selatan dinyatakan lulus ke babak final. Setelah dinyatakan lulus 4 karya ilmiah yang dibuat secara kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 2 orang siswa, harus menyiapkan karya ilmiah mereka dengan matang.

Waktu yang tidak begitu panjang ini dimanfaatkan dengan baik oleh keempat grup untuk menyempurnakan hasil penelitian, memperbaiki penulisan karya ilmiah, dan berlatih presentasi dengan baik.

Para siswa bersama guru pendamping kemudian bertolak ke Tangerang untuk bersaing dengan finalis lain yang berasal dari segala penjuru Indonesia dalam ajang ISPO tingkat nasional yang digelar pada tanggal 24-26 Februari 2017.

Ajang ISPO 2017 diadakan di Sekolah Kharisma Bangsa, Tangerang, dimana seluruh finalis memaparkan hasil karya mereka dalam bentuk pameran (booth) dan mempresentasikan karya ilmiahnya di hadapan juri.

Berkat kerja keras dan kesungguhannya, 2 karya ilmiah tim KIR SMAN Sumatera Selatan meraih penghargaan pada ajang tersebut. Mereka adalah Jaya Firmansyah dan Surya Bima Wicaksono yang memenangkan Medali Emas dengan judul karya ilmiah “Pemanfaatan Sabut Kelapa dan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Pembuatan Papan Partikel”.

Penelitian Jaya dan Bima ini dibimbing oleh Handayani, M.Pd yang merupakan Guru Kimia SMAN Sumatera Selatan.

“Semoga karya kami ini bisa mengatasi masalah yang ada dimasyarakat khususnya masalah kebakaran dan penumpukan sampah. Kami juga berharap papan partikel ini bisa diterapkan sebagai home industry, karena papan ini bisa mengurangi korban jiwa dan kerugian ketika terjadi kebakaran” ujar Jaya dan Bima.

Penghargaan yang ke dua adalah penghargaan Honorable Mention yang diraih oleh Melly Puspita dan RM Temmy Arif Hidayat dengan judul karya ilmiah “Pemanfaatan Limbah Kapuk Sebagai Cairan Pengisi Baterai Aki”.

Penelitian yang dibimbing oleh Fadly Ardiano, S.Si, Asisten Lab SMAN Sumatera Selatan, ini terinspirasi dari limbah kapuk dari bantal yang sudah tidak terpakai dan kertas bekas yang dikumpulkan di bank sampah, salah satu program pengelolaan sampah di SMAN Sumatera Selatan.

Pada kapuk terdapat enzim selulase, dan pada kertas terdapat selulosa. Apabila keduanya dicampurkan akan bereaksi menjadi glukosa. Glukosa juga akan menghasilkan listrik ketika kita masukkan kedalam aki. Produk yang mereka hasilkan diberi nama BIOBATTRIC (Bio-battery Energetic).

Kepala SMAN Sumatera Selatan, M. Ridwan Aziz, M.Pd., merasa sangat senang bahwa program yang dijalankan oleh sekolah memberikan dampak yang sangat positif bagi siswa SMAN Sumatera Selatan.

“Kami bersama para pendidik di SMAN Sumatera Selatan akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk mendukung peserta didik agar terus berinovasi dalam bidang karya ilmiah. Semoga dengan apa yang telah diraih ini tidak membuat kami merasa cepat puas, dan menjadi motivasi untuk lebih baik lagi” tutur Aziz.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved