Kondisi Sungai Baung Kembali Kondusif

"Itu hanya kesalahpahaman saja dan semuanya sudah selesai dan aman," kata AKP Irwan

Penulis: Mat Bodok | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Pasca kejadian di wilayah perusahaan PT OKI Pulp and Paper Mills antara dua orang petugas dari Satpolair Polres OKI dengan 4 orang diduga pelaku tindak kejahatan pencurian kabel tembaga, kondisi Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali normal

Hal tersebut diungkapkan Kapolres OKI, AKBP Amazona P SIk SH melalui Kapolsek Air Sugihan, AKP Irwan Sidik SIk SH, Rabu (22/2/2017).

Ketika ditanya mengenai apakah kedua personil kepolisian Brigpol Sahada Arizona dan Briptu Achmad Yudistira saat keributan dengan 4 orang diduga pelaku pencurian mengalami luka atau lainnya, AKP Irwan menyebutkan kedua personil tidak ada yang cedera. Demikian halnya dengan keempat pelaku juga tidak ada yang terkena tembakan.

"Itu hanya kesalahpahaman saja dan semuanya sudah selesai dan aman," kata AKP Irwan seraya berucap kalau bisa dikoordinasikan dengan baik semuanya aman dan nyaman.

Sementara itu, H Gadang Hartawan Direktur PT OKI Pulp and Paper Mills ketika dikonfirmasi melalui telpon mengatakan, semua itu sepenuhnya diserahkan ke pihak kepolisian.

Sekarang ini, pihak Polres OKI sedang melakukan investigasi ke lapangan.
.

"Pihak polres sedangkan melakukan investigasi terkait kejadian tersebut," kata Gadang seraya menyebutkan, untuk kegiatan di perusahaan sudah berjalan dengan baik.

Kejadian berasal dari dua orang petugas Sat Polair Brigpol Sahada Arizona bersama Briptu Achmad Yudistira dikeroyok empat pelaku tindak kejahatan pencurian setelah aksinya diketahui.

Kejadian tersebut terjadi di di wilayah perusahaan PT OKI Pulp and Paper Mills, Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Akibatnya, tarik menarik senjata api dan bacok membacok tak dihindarkan.

Petugas dari Satuan Polisi Air Polres OKI, curiga dengan gerak-gerik 4 orang diduga pelaku tindak pencurian kabel tembaga yang sudah dipotong-potong sebanyak 700 kilogram milik perusahaan di kawasan kontainer, Senin (20/2/2017) pukul 17.30.

Di sana ada sepeda motor matic nopol BG 4843 KAF milik pelaku.

Untuk memastikannya, Brigpol Sahada Arizona dan Briptu Achmad Yudistira mendekati kontainer, dan ternyata di dalamnya sudah terkumpul potongan kabel dan juga ditemukan alat isap sabu-sabu yang diduga juga milik para pelaku pencurian.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved