Jaga Aurat Tetap Wajib Jadi Prioritas Utama

Seperti yang dilakukan Juwita, ia menambahkan penutup kepala untuk perempuan sebagai alas dari hijab yang ia kenakan.

Penulis: Refli Permana | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Ilustrasi kreasi hijab yang dilakukan kaum milenial perempuan Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Mengkreasikan hijab memang dinilai bisa menambah penampilan semakin maksimal. Tetap saja, aurat yang ditutupi jilbab harus tertutupi, sementara ada kalanya jilbab menjadi pendek karena dilipat-lipat. So, ada solusinya nggak ya ?

Beragam cara dilakukan kaum hawa milenial Palembang untuk mengatasinya. Seperti yang dilakukan Juwita, ia menambahkan penutup kepala untuk perempuan sebagai alas dari hijab yang ia kenakan.

"Penutup kepala itu bisa menutupi leher hingga bagian atas dada yang terbuka karena jilbabnya dilipat-lipat. Dengan demikian, aurat tetap tertutupi," kata Juwita.

Sementara Ika mengakalinya dengan mengenakan busana longgar. Tujuannya supaya tidak memperlihatkan lekuk tubuh di saat hijab yang ia modifikasi menjadi sedikit pendek karena dilipat-lipat.

"Pernah beberapa kali nyoba melipat hijab, eh leher kelihatan. Kalau sudah begitu, biasanya saya tambahkan penutup kepala yang terbuat dari karet," kata Ika.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved