Ratusan Pekerja PT FGS Tuntut Kekurangan Gaji dan THR

Perusahaan sudah pengalihan ke PT lain dari PT SAP (Sinar Alam Permai) Wilmar grup ke PT Fajar Gelora Semesta sejak Fajar Gelora Semesta

Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Sebanyak 150 massa dari Pekerja PT FGS (Fajar Gelora Semesta) yang tergabung dalam KSB Nikeuba (Niaga Indormatika Keuangan dan Perbankan) berjajar di sepanjang Jl Sulaiman Amin Talangburuk depan kantornya menggelar unjuk rasa, Senin (20/2/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak 150 massa dari Pekerja PT FGS (Fajar Gelora Semesta) yang tergabung dalam KSB Nikeuba (Niaga Indormatika Keuangan dan Perbankan) berjajar di sepanjang Jl Sulaiman Amin Talangburuk depan kantornya menggelar unjuk rasa, Senin (20/2/2017).

"Perusahaan sudah pengalihan ke PT lain dari PT SAP (Sinar Alam Permai) Wilmar grup ke PT Fajar Gelora Semesta sejak Fajar Gelora Semesta mengeluarkan slip gaji kami Juli 2015. Tuntutan kita agar keduanya untuk membayarkan kekurangan gaji kami di PT SAP dan Fajar Gelora Semesta serta kekurangan THR. Karena THR 2015 dan 2014 ada kekurangan. Itu yang dituntut buruh dan menggelar demo. Yang ikut demo 150 orang. Kalau seluruh 300-an. Yang berjuang di organisasi KSB Nikeuba (Niaga Indormatika Keuangan dan Perbankan)," ungkap Koordinator Aksi, Abson Tampubolon.

Diakui Abson, setelah melakukan orasi pukul 08.30 di depan PT Fajar Gelora Semesta memang semula rencananya akan melanjutkan mendatangi kantor Disnker Kota Palembang Jl Kapten Anwar Sastro.

"Kita tidak melanjutkan ke Disnaker Kota. Tapi Kadianaker Palembang Decky L Tatung yang datang ke sini memediasi ke perusahaan. Hasilnya besok supaya perundingan ke Disnaker Kota dengan catatan ada titik terang dari perusahaan. Yang menghadiri harus GM nya," jelas Abson.

Perusahaan diwakili pengacara perusahaan Fajar Gelora Semesta Alex Cholid Faisol SH dan pihak SAP Syafrial SH, HO (head office) dari Jakarta.

Menurut Abson pihak buruh sudah melakukan mogok selama 3 hari. Satu hari ini mulai melakukan aksi demo.

"Alasannya peralihan tidak jelas karena take over. Hak kami tidak dibayarkan. Kekurangan gaji dan THR dari perusahaan pertama dan kedua.Besok katanya diagendakan jam 10.00," kata Abson.

Ketika Sripo berusaha melakukan konfirmasi ke pihak perusahaan, pihak sekuriti menyampaikan pesan perusahaan.

"Tadi saya sudah sampaikan ke perwakilan perusahaan. Katanya besok saja ketemu di Disnaker Kota Palembang pertemuannya," kata Amiruddin, sekuriti PT FGS.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved