Dubes Korea Utara Tuding Malaysia Telah Bekerja Sama dengan 'Kekuatan Jahat'

Pemerintah Malaysia, Senin (20/2/2017), memanggil duta besar Korea Utara terkait pernyataannya terhadap Kuala Lumpur.

Editor: Sudarwan
TOSHIFUMI KITAMURA / AFP
Foto ini diambil pada 2001, ketika Kim Jon Nam tiba di bandara Narita, Jepang. 

SRIPOKU.COM, KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia, Senin (20/2/2017), memanggil duta besar Korea Utara terkait pernyataannya terhadap Kuala Lumpur.

Dubes Korea Utara menuding Malaysia telah bekerja sama dengan "kekuatan jahat" dalam investigasi pembunuhan Kim Jong Nam.

Kemenlu Malaysia juga memanggil duta besarnya di Pyongyang setelah perselihan kedua negara muncul karena Malaysia menolak menyerahkan jasad Kim Jong Nam kepada diplomat Korut.

"Kemenlu menegaskan bahwa kematian korban terjadi di wilayah Malaysia dengan penyebab yang masih misterius," demikian pernyataan Kemenlu Malaysia.

"Ini merupakan kewajiban pemerintah Malaysia untuk menggelar penyidikan dan mengidentifikasi penyebab kematian korban," tambah Kemenlu.

Pernyataan itu menambahkan, wakil sekjen utusan hubungan bilateral Raja Nushirwan Zainal Abidin menggelar pertemuan dengan Dubes Kang Chol pada Senin pagi.

Malaysia menilai keberatan yang diajukan Korea Utara sangat tak berdasar seraya menegaskan bahwa pemerintah Malaysia menanggapi secara serius semua upaya yang akan merusak reputasi negeri itu.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved