Alex Noerdin: Lahan Kosong Perusahaan Harus Segera Dimanfaatkan
2015 tahun terburuk dalam bencana karhutla, lahan yang terbakar 978 Hektare, pertengahan Februari baru terpantau 11 titik api
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH meminta agar setiap perusahaan yang memiliki lahan kosong agar segera dimanfaatkan dan harus sudah menyiapkan alat penanggulangan kebakaran lahan.
"Menurut prakiraan cuaca pada tahun 2017 ini, musim kemarau akan lebih awal dan panjang dibanding dengan tahun 2016, maka Satgas Karhutla agar segera menyiapkan personel dan perlengkapan dalam rangka penanggulangan Karhutla yang mungkin timbul," kata Alex Noerdin saat memimpin apel kesiapsiagaan Satgas penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Sabtu (18/2/2017).
Alex mengatakan, pada tahun 2017 lebih diutamakan di lapangan bentuk sosialisasi dan penguatan masyarakat, pembasahan gambut.
"2015 tahun terburuk dalam bencana karhutla, lahan yang terbakar 978 Hektare, pertengahan Februari baru terpantau 11 titik api, pemetaan 162 desa peduli api, konslidasi dan sosialisasi TNI-Polri perusahaan serta masyarakat," kata mantan Bupati Muba dua periode ini.
Ini harus menjadi perhatian. Lahan yang sudah terbakar harus dimanfaatkan, lahan konflik harus diselesaikan, SKPD kabupaten harus mensinergikan kegiatan dengan masyarakat, membuat akses hutan negara jika terjadi karhutla mudah untuk memasuki wilayah tersebut.
Apel diselenggarakan guna mengecek kesiapan Satgas penanggulangan Karhutla yang telah dibentuk baik personel maupun perlengkapannya, sehingga sewaktu-waktu digerakkan dalam kondisi siap.
Satgas ini merupakan satuan tugas yang memiliki tugas dalam melaksanakan upaya-upaya penanganan Karhutla di wilayah Provinsi Sumatera Selatan meliputi upaya pencegahan, pemadaman, penyelamatan dan pembinaan masyarakat terkait dengan penanganan Karhutla.
Sementara Kepala BNPB Laksda Williem Rampangiley menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel yang telah bekerja keras tahun 2016, sehingga bandara beroperasi normal, anak- anak sekolah, dan kehidupan normal, sebab karhutla reputasi bangsa.
Hadir dalam Apel kesiapsiagaan tersebut Kepala BNPB Williem Rampangileyn, staf ahli Prediden Teten Masduki, Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, Kapolda Sumsel Staf ahli Gubernur Bidang Penanggulangan Bencana H Yulizar Dinoto SH.
Dalam Laporannya Kepala BPBD Sumsel H Iriansyah mengatakan, meningkatkan kesiap siagaan personil dan peralatan, fungsi stake holder, mencegah Karhula secara dini.
Apel pesertanya terdiri dari 1.350 orang. Meliputi masyarakat peduli api. Untuk posko pemadaman darat sebanyak 483 posko bersama TNI Polri.
Operasi udara dari BNPB, operasi penegakan hukum, sosialsasi Karhurtla, bupati segera mengaktigkan desa peduli api upaya pemadaman dini,
Bantuan dari berupa BNPB mesin pompa, portable 158 nunit, KLH kendartaan 4 unit roda dua 85 unit, pertanian 10 brigade dan kelompok tani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/gubernur-sumsel-ir-h-alex-noerdin-sh-naik-jeep-land-rover_20170218_112011.jpg)