Jambret Ponsel, Andi Wijaya Gigit Tangan Sopir Korbannya

"Saya itu sedang jalan, tiba-tiba melihat korban yang sedang berada di dalam mobil memainkan ponsel," katanya

Jambret Ponsel, Andi Wijaya Gigit Tangan Sopir Korbannya
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Andi Wijaya alias Junai tersangka jambret diamankan di Polsekta IT II Palembang, Rabu (15/2/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mengetahui dalam keadaan bahaya setelah tangannya ditarik lalu dipegang oleh sopir pribadi orang yang sedang dijambretnya, Andi Wijaya alias Junai (24) nekat dengan cara balik menarik tangan orang yang menariknya tersebut lalu menggigitnya.

Tak sia-sia, usahanya berhasil. Ia berhasil meloloskan diri dari pegengan orang yang menarik dan memegangnya tersebut.

Namun, nasib sial masih menghampirinya.

Saat mencoba berlari untuk kabur ia kembali berhasil ditangkap warga setelah diteriaki jambret oleh korbannya.

Menurut Andi yang merupakan warga Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini, kejadiannya di Jalan Bambang Utoyo Kelurahan Duku Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang pada Selasa (14/2/2017) sekitar pukul 17.00.

Awalnya ia melihat mobil yang tengah dikendarai korban hendak parkir di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saya itu sedang jalan, tiba-tiba melihat korban yang sedang berada di dalam mobil memainkan ponsel," katanya saat ditemui di Polsekta IT II Palembang, Rabu (15/2/2017).

Andi yang mengaku tinggal di Palembang bersama pamannya sejak setengah tahun lalu itu, langsung membuka pintu mobil korban dan menarik ponsel dan tas yang sedang dipegangnya.

"Pas saya tarik itu, sopirnya yang mengetahui spontan langsung menarik tangan saya. Karena itu, saya pun balik menarik tangannya lalu menggigitnya," ujarnya.

Setelah berhasil melepaskan tangannya dari tarikan dan pegangan sopir korban Andi yang mengaku di Palembang berkerja sebagai pencuci sepeda motor, langsung lari untuk meloloskan diri.

"Pas lari, itu saya diteriaki korban. Warga yang mendengar teriakan itu pun langsung menangkap saya sebelumnya akhirnya diamankan Polisi," katanya.

Bujangan ini mengaku nekat hendak menjambret dikarenakan tengah membutuhkan uang untuk membayar utang.

"Baru satu kali inilah menjambret tapi itu pun gagal," katanya.

Kapolsekta IT II Palembang, Kompol Muhammad Hadiwijaya didampingi Kanit Reskrim, Ipda Andrean, menjelaskan, tersangka diamankan setelah sempat menggigit tangan sopir korban yang menarik dan memegang tangannya saat akan menarik ponsel dan tas majikannya.

"Karena masih berhasil lolos, sehingga korban langsung meneriakinya hingga kemudian warga yang mendengar pun langsung menangkapnya sebelum akhirnya kita amankan," jelasnya seraya mengatakan tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved