Pagi Ini, Ribuan Anggota Polri dan TNI Gelar Apel Pengamanan Aksi 112 di Monas

Polri dan TNI akan menggelar apel gabungan di lapangan silang Monas, Jakarta, Sabtu (11/2/2017) pukul 07.00 WIB.

Pagi Ini, Ribuan Anggota Polri dan TNI Gelar Apel Pengamanan Aksi 112 di Monas
KOMPAS.COM/Ambaranie Nadia K.M
Kombes Pol Rikwanto 

SRIPOKU.COM , JAKARTA -  Polri dan TNI akan menggelar apel gabungan di lapangan silang Monas, Jakarta, Sabtu (11/2/2017) pukul 07.00 WIB.

Apel  diikuti 3 ribu anggota Polri dan TNI dan dalam rangka pengamanan Aksi 211 di Masjid Istiqlal, pukul 09.00 WIB.

Demikian disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (10/2/2017).

"Besok jam 07.00 WIB apel kesiapsiagaan untuk pengamanan kegiatan 112," ujar Rikwanto.

Rikwanto menerangkan, apel gabungan dilakukan untuk menyinergikan kekuatan Polri dan TNI dalam mengamankan Aksi 112

Apel akan diikuti sekitar 3 ribu anggota Polri dan TNI. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan memimpin apel tersebut.

Rencananya, Aksi 112 akan diikuti ribuan umat muslim di Masjid Istiqlal dan dimulai pukul 09.00 WIB.

Namun, sebagian anggota Polri dan TNI yang akan apel sudah diterjunkan ke sejumlah jalan akses menuju Masjid Istiqlal untuk pengamanan dan pengawalan peserta aksi. Anggota juga sudah ditempatkan di beberapa pusat-pusat kegiatan masyarakat.

Selain 3 ribu personel tersebut, ribuan personel Polri dibantu sejumlah personel TNI juga sudah ditempatkan di sejumlah titik ibukota sejak Jumat pagi.

Rikwanto mengakui, selain dalam rangka pengamanan Aksi 211, apel gabungan Polri dan TNI ini juga sebagai persiapan pengamanan pilkada.

Diberitakan, pihak kepolisian dan penyelenggara telah sepakat bahwa Aksi 211 hanya dilakukan di dalam Masjid Istiqlal, tanpa ada aksi jalan kaki di jalan atau longmarch. Dan aksi di dalam masjid diisi dengan kegiatan ibadah, salat, doa, zikir, khataman Al Quran dan tausiyah.

Kepolisian memastikan akan melakukan tindakan tegas pembubaran jika masih ada peserta aksi yang longmarch maupun melakukan pelanggaran hukum.

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved