Gotik, Alasan Musik Hingga Karakter

Namun, bagi mereka yang menyukai gaya yang bernamakan gotik ini, Pede aja tuh kumpul sama teman yang berdandan 'normal'

Penulis: Refli Permana | Editor: wartawansripo
ISTIMEWA
Gaya gotik yang cukup digemari sejumlah milenial perempuan Palembang.(foto ilustrasi diperankan model dari JV Modelling Management and School Entertainment) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tampil dengan dandanan dan busana serba hitam mungkin bukanlah pilihan banyak milenial perempuan, termasuk di Palembang.

Namun, bagi mereka yang menyukai gaya yang bernamakan gotik ini, Pede aja tuh kumpul sama teman yang berdandan 'normal'. Apa sih alasan para ladies gotik ini ya?

Riska salah satunya. Bagi siswi di salah satu SMA negeri di Palembang ini, tampil gotik merupakan refleksi dari hobinya akan musik metal. Selain itu, ia juga ingin tampil unik, tidak seperti fesyen kebanyakan perempuan muda lainnya.

"Tapi paling gotiknya sebatas busana aja kalo lagi kumpul sama teman. Untuk riasan, paling kalau ada even atau konser musik metal aja," kata Riska, Jumat (10/2/2017).

Kesukaan akan musik beraliran keras yang membuat gemar tampil gotik juga menjadi alasan Putri. Mahasiswi ini mengaku setiap kali kongkow sama teman selalu akan bergaya gotik. Namun, ketika kuliah, ia cukup mengenakan busana serba hitam, mulai dari baju, jeans, hingga sepatu.

Sedikit berbeda dikatakan Una. Kesukaannya akan tampil gotik karena menurutnya gaya ini mewakilkan perempuan yang memiliki karakter kuat. Baginya, gotik mewakili kesan bahwasanya dalam bergaya itu tidak ada batasan selagi tidak terlalu vulgar.

"Toh ini bagi saya lebih wajar dipandang ketimbang berbusana lebih terbuka. Dan, penggemar gotik tidak semuanya wanita berkarakter keras atau tomboi, banyak juga yang feminim," kata Una.(Editor: Welly Hadinata)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved