Petani Bakal Dapat Racun Rumput Gratis, Solusi tidak Bakar Lahan

Bupati OKI H Iskandar SE menyambut baik upaya badan restorasi gambut untuk merestorasi lahan gambut di wilayah Kabupaten OKI.

Tayang:
Penulis: Mat Bodok | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kiri Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead dan Bupati OKI H Iskandar SE saat menjelaskan wilayah lahan gambut yang ada di wilayah OKI. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG  –  Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead berharap petani yang ada di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar.

Pemerintah memberikan solusi untuk membuka lahan cukup dengan menyemprotkan larutam herbisida ke lahan semak belukar yang akan dijadikan lahan pertanian, Rabu (8/2/2017).

“Inilah solusi dari pemerintah agar masyarakat petani tidak membuka lahan dengan pembakaran lahan,” kata Nazir.

Menurutnya, apabila masih ada masyarakat maupun perusahaan terlibat dalam permbakaran jangan kecil hati, pihak hukum akan menindak tegasnya. Tak hanya itu, warga juga bisa melakukan penangkapan terhadap si pembakar lahan baik disengaja maupun tidak sengaja.

“BRG telah memasang 2 titik alat pemantau titik kebakaran yang dipasang di wilayah Sepucuk Kayuagung dan Simpang Tiga Tulung Selapan,” ujar Nazir didampingi Bupati OKI H Iskandar SE saat di ruang rapat bupati, kunjungan ke Pemerintah Daerah (Pemda).

Masih kata Nazir, larangan untuk tidak membakar ini sangat berdasar, karena pihak BRG akan memberikan solusi dengan cara melakukan penyemprotan lahan itu sendiri dengan larutan herbisida yang sesuai dengan dosis anjuran yang tertera pada wadah yang ada.

Diibaratkannya, lahan lebak belukar cukup disemprot dengan larutan herbisida tersebut dengan menggunakan nozel setinggi permukaan semak atau belukar. Dengan cara ini petani tidak perlu membakar lahan lagi.

Ketika ditanya mengenai apakah petani yang akan menggarap lahan semak belukar mendapatkan obat racun herbisida secara gratis. Nazir mengungkapkan, obat herbisida dan pupuk akan didapat oleh petani secara gratis.

“Ya, racun semprot herbisida dan pupuk akan didapat secara cuma-cuma, gratis dan tidak membeli sudah disediakan pemerintah,” tutur Nazir yang didampingi  Dr Najib Asmani staf khusus Gubernur Sumsel Bidang Perubahan Iklim dan Drs H Edwar Candra Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumsel.

Diuraikan Nazir, apabila petani tidak mampu membuka lahannya, bisa pemerintah yang mengambil alih dengan cara kontrak minimal 5 tahun.

“Kalau petani tidak sanggup membuka bisa kontrak dengan pengusaha atau bagi hasil,” ujarnya seraya menyebutkan, kegiatan restorasi gambut selain mengembalikan ekologi gambut, juga harus memperhatikan ekologi tanaman yang bisa tumbuh di lahan gambut basah, serta bernilai ekonomi.

Bupati OKI H Iskandar SE menyambut baik upaya badan restorasi gambut untuk merestorasi lahan gambut di wilayah Kabupaten OKI.

Jadi persoalan untuk mengefektifkan dan mengarifkan pengelolahan sawah lebak, OKI memiliki hambaran gambut puluhan hektar yang tersebar di Kecamatan Tulung Selapan, Air Sugihan, Cengal, Sungai Menang, dan Kecamatan lainnya juga ada.

“Sebagian lahan di wilayah kecamatan lain sudah ada yang dikelolah oleh pihak swasta,” ujar Iskandar. .

Iskandar optimis kalau diberikan kepercayaan untuk melakukannya, lebih dari 10.000 hektar lahan bisa dikerjakan dan tidak merugikan ekosistem dan harus senergi semua pihak.

“Saya optimis OKI bisa mengelolanya apabila dipercaya,” tegas Iskandar seraya memetahkan lahan gambut di OKI, dan sangat menyesalkan peletakan alat pemantau lahan kebakaran tanpa sepengetahuan dirinya.

Masih kata Iskandar, selain jenis tanaman yang berkarakter lahan gambut, tata kelola kanal penting dalam merestorasi gambut.

Demikian, harus ada sistem pengelolaan kanal yang baik dan terintegrasi. Secara bersama dalam pengelolaan air, dan yang paling penting jangan mengganggu pertanian.

Sebab, OKI ini lahan rendah, dan lahan gambut, dan berdampingan lahan lebak. Maka itu, ekosistem akan kita jaga seterusnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved